Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pengembang Aplikasi Tolak Fitur Recall Microsoft Karena Kekhawatiran Privasi

Teknologi
Pengembangan Software
software-development (8mo ago) software-development (8mo ago)
25 Jul 2025
79 dibaca
1 menit
Pengembang Aplikasi Tolak Fitur Recall Microsoft Karena Kekhawatiran Privasi

Rangkuman 15 Detik

Fitur Recall Microsoft menimbulkan kekhawatiran privasi di kalangan pengguna dan pengembang aplikasi.
Aplikasi seperti Signal, AdGuard, dan Brave mengambil langkah untuk memblokir Recall demi melindungi privasi pengguna.
Ada kebutuhan untuk pengaturan granular yang lebih baik dari Microsoft terkait fitur yang mempengaruhi privasi pengguna.
Microsoft menghadirkan fitur baru bernama Recall di Windows 11 yang secara otomatis mengambil screenshot dari hampir semua aktivitas di PC dengan Copilot Plus. Fitur ini dirancang untuk membantu pengalaman AI, tetapi menimbulkan keresahan terkait privasi para penggunanya. Beberapa pengembang aplikasi populer seperti Signal, AdGuard, dan Brave bereaksi dengan memblokir fitur Recall. Mereka melihat bahwa pengambilan screenshot otomatis ini berpotensi merekam data pribadi tanpa izin, seperti percakapan pribadi dan informasi sensitif lainnya. Signal meluncurkan blokir Recall di aplikasinya pada bulan Mei dengan menggunakan metode DRM yang menolak akses screenshot dan tools aksesibilitas. Sementara Brave bisa menonaktifkan Recall secara default pada browsernya berkat adanya pengaturan granular dari Microsoft khusus untuk browser. AdGuard menyatakan bahwa ide untuk mengambil screenshot di latar belakang terasa sangat mengganggu dan menimbulkan masalah privasi besar. Brave juga berharap Microsoft memberikan opsi serupa untuk semua jenis aplikasi agar pengembang bisa melindungi pengguna lebih baik. Secara keseluruhan, reaksi dari pengembang ini menunjukkan bahwa fitur Recall yang diciptakan Microsoft masih perlu dikembangkan agar bisa memberikan pilihan pengaturan yang tepat dan menjaga privasi pengguna secara maksimal.