Intel Pangkas 24 Ribu Karyawan dan Batalkan Proyek Besar Demi Bertahan
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
25 Jul 2025
22 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Intel melakukan PHK besar-besaran untuk merampingkan organisasi dan mengatasi tantangan pasar.
CEO Lip-Bu Tan menerapkan kebijakan baru untuk memastikan investasi sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Proyek besar di Jerman dan Polandia dibatalkan sebagai bagian dari strategi restrukturisasi yang lebih luas.
Intel, salah satu perusahaan chip terbesar di dunia, baru-baru ini mengumumkan pengurangan karyawannya sebanyak 24.000 orang sepanjang tahun 2025. Langkah ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi besar di perusahaan di bawah kepemimpinan CEO baru, Lip-Bu Tan. Intel ingin membuat bisnisnya lebih efisien dan menyesuaikan produksi dengan permintaan pasar yang nyata.
Perusahaan ini membatalkan proyek gedung pabrik besar yang direncanakan di Jerman dan Polandia, serta akan memindahkan operasi perakitan dan pengujian dari Costa Rica ke Vietnam. Meskipun begitu, beberapa karyawan di Costa Rica masih akan tetap bekerja dalam bidang teknik dan korporasi. Intel juga mulai memperlambat pembangunan fasilitas besar lainnya, termasuk yang ada di Ohio.
Para pejabat Intel mengakui bahwa mereka sebelumnya berinvestasi berlebihan dengan membangun pabrik sebelum ada cukup permintaan dari pelanggan. CEO Lip-Bu Tan menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, Intel hanya akan membangun fasilitas saat benar-benar dibutuhkan dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan, agar perusahaannya dapat kembali dipercaya pasar.
Secara finansial, Intel mencatat kerugian sebesar 2,9 miliar dolar pada kuartal kedua tahun 2025 dengan pendapatan yang tidak mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Sementara bisnis pusat data dan layanan foundry tumbuh sedikit, penjualan chip untuk PC malah menurun. Intel menargetkan penghematan biaya hingga 17 miliar dolar sepanjang tahun ini untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan.
Selain pemangkasan karyawan dan pembatalan proyek, CEO Intel juga mengambil alih proses persetujuan desain chip baru secara langsung agar lebih terkontrol dan tepat sasaran. Perusahaan juga akan memperkenalkan produk chip terbaru yang diharapkan dapat ikut meningkatkan performa dan daya saing Intel di pasar dalam waktu dekat.
Analisis Ahli
Jim Keller (insinyur mikroprosesor senior)
Pendekatan Intel untuk memangkas dan fokus pada pembangunan chip yang dibutuhkan pasar adalah langkah tepat karena fokus pada efisiensi operasional lebih penting daripada sekadar ekspansi kapasitas produksi.Anna Lee (analis industri semikonduktor)
Keputusan menghentikan mega-fab di Eropa adalah refleksi realistis dari pasar chip yang sedang volatil dan menunjukkan bahwa Intel mengadaptasi strategi mereka untuk kondisi ekonomi global saat ini.
