ByteDance Kembangkan Robot Pintar yang Bisa Gantung Baju dan Bersihkan Rumah
Teknologi
Robotika
24 Jul 2025
8 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Robot ByteMini dapat melakukan berbagai tugas rumah tangga secara otomatis.
Model GR-3 memberikan kemampuan baru bagi robot untuk memahami instruksi dalam bahasa alami.
ByteDance berkomitmen untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan yang inovatif.
ByteDance, perusahaan pemilik TikTok, mengembangkan sistem kecerdasan buatan bernama GR-3 yang memungkinkan robot melakukan berbagai tugas rumah tangga dengan mengikuti instruksi bahasa alami. Sistem ini dirancang untuk menghadapi benda dan situasi baru yang belum pernah dilatih sebelumnya.
Salah satu robot yang menggunakan GR-3 bernama ByteMini, sebuah robot mobile dengan dua tangan yang mampu melakukan pekerjaan rumit seperti memasukkan hanger ke dalam baju dan menggantungnya di rak baju secara mandiri.
GR-3 tidak hanya mengenali objek berdasarkan nama, tetapi juga berdasarkan ukuran dan posisi objek, misalnya dapat memahami instruksi seperti 'ambil piring yang lebih besar' atau 'letakkan di sebelah kiri'. Hal ini membuat robot menjadi sangat fleksibel dan mudah digunakan di lingkungan rumah tangga yang beragam.
Keunggulan lain dari sistem ini adalah kemampuannya untuk mengenali dan bekerja dengan benda yang tidak ada dalam data pelatihan, seperti baju berlengan pendek meskipun pelatihan sebelumnya hanya menggunakan baju berlengan panjang. Ini menunjukkan kemampuan adaptasi yang tinggi dari robot tersebut.
Dengan teknologi ini, ByteDance berharap dapat mempercepat penggunaan robot untuk membantu tugas sehari-hari di rumah, yang selama ini sulit dilakukan secara otomatis karena kompleksitas lingkungan dan variasi instruksi yang harus dipahami robot.
Analisis Ahli
Prof. Budi Santoso (Ahli Robotika ITB)
GR-3 menandai kemajuan signifikan dalam robotika karena kemampuan model vision-language-action memungkinkan interaksi manusia-robot yang lebih natural dan adaptif di lingkungan nyata.Dr. Rina Sari (Peneliti AI Universitas Indonesia)
Model ini menunjukkan bagaimana pembelajaran mesin dapat diaplikasikan pada tugas kompleks seperti manipulasi objek dan interpretasi instruksi, yang menjadi kunci dalam otomatisasi rumah tangga masa depan.


