China dan AS Bersaing Ketat di Konferensi AI Terbesar di Shanghai
Teknologi
Kecerdasan Buatan
25 Jul 2025
282 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Konferensi ini menunjukkan pentingnya AI dalam persaingan global antara AS dan Tiongkok.
DeepSeek menjadi simbol inovasi baru dalam industri AI Tiongkok.
Perusahaan Tiongkok sedang berupaya untuk membangun ekosistem teknologi yang lebih kuat meskipun ada tantangan dari regulasi dan persaingan internasional.
Setiap tahun, Shanghai menjadi pusat perhatian dalam dunia teknologi AI melalui World Artificial Intelligence Conference yang mempertemukan ribuan pendiri startup, pejabat pemerintah, dan investor besar dari seluruh China. Acara ini menjadi ajang unjuk kemampuan teknologi terkini dan membahas cara untuk mengejar ketertinggalan dari Amerika Serikat dalam pengembangan AI, dengan tujuan agar China bisa menjadi pemimpin dunia dalam bidang ini.
Salah satu perusahaan yang paling mencuri perhatian adalah DeepSeek, startup AI asal China yang selama dua tahun terakhir berhasil menghadirkan model AI berkinerja tinggi dengan biaya rendah. Terobosan ini membuat banyak perusahaan di Silicon Valley terpana dan menginspirasi perubahan teknologi di seluruh dunia, meskipun saat ini mereka sedang menghadapi tantangan dalam meluncurkan model lanjutan yang dinantikan.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluncurkan rencana aksi AI yang bertujuan memperkuat posisi AS sebagai pemimpin teknologi AI dengan melonggarkan regulasi dan meningkatkan dukungan untuk pusat data. Langkah ini menambah tekanan bagi China untuk semakin cepat mengembangkan teknologi dan memperluas pengaruhnya melalui konferensi tahunan ini.
Konferensi ini juga menampilkan kemajuan di bidang robot humanoid di China, seperti yang diperlihatkan oleh UBTech dan Unitree yang memproduksi robot dengan harga lebih terjangkau dibandingkan teknologi serupa di AS. China menargetkan penjualan massal robot ini untuk membangun ekosistem AI lokal sekaligus memperkuat keunggulannya di pasar teknologi yang baru ini.
Selain showcase teknologi, konferensi ini juga menjadi tempat penggalangan dana besar dan pertemuan tingkat tinggi untuk membahas tata kelola global AI. China berusaha menggunakan acara tahunan ini untuk menunjukkan kepemimpinan globalnya dan menetapkan standar internasional dalam penggunaan AI yang bertanggung jawab, menandai babak baru dalam persaingan teknologi dengan AS.
Analisis Ahli
Louis Liang
AI mass adoption yang sedang terjadi bukan hanya soal persaingan nasional melainkan era baru inovasi yang lebih luas.Tom Nunlist
China menggunakan konferensi ini untuk menegaskan kepemimpinan teknis dan politiknya dalam AI di level global.