Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Vaksin Melalui Benang Gigi, Cara Mudah Tanpa Jarum untuk Melawan Virus

Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
health-and-medicine (8mo ago) health-and-medicine (8mo ago)
24 Jul 2025
188 dibaca
2 menit
Vaksin Melalui Benang Gigi, Cara Mudah Tanpa Jarum untuk Melawan Virus

Rangkuman 15 Detik

Metode vaksinasi berbasis flossing dapat meningkatkan pengiriman vaksin dan aktivasi imun.
Vaksinasi ini berpotensi menjadi solusi yang lebih nyaman bagi pasien yang takut jarum.
Teknik ini dapat mempercepat imunisasi selama wabah dengan memungkinkan pengiriman vaksin yang lebih luas.
Para ilmuwan telah mengembangkan cara baru memberikan vaksin melalui penggunaan benang gigi khusus yang dapat memicu sistem kekebalan tubuh tanpa perlu menggunakan jarum suntik. Metode ini dilakukan dengan mengoleskan komponen vaksin seperti protein dan virus yang telah diinaktivasi pada gusi tikus menggunakan benang gigi yang dilapisi vaksin. Dalam percobaan, tikus yang diflossing setiap dua minggu selama sebulan menunjukkan perlindungan penuh dari ancaman virus flu yang mematikan. Hasilnya menunjukkan bahwa vaksinasi menggunakan benang gigi tidak hanya memberikan perlindungan lokal di mulut saja, tetapi juga menstimulasi sistem imun tubuh secara menyeluruh. Para peneliti menemukan antibodi melawan virus di feses, air liur, serta di sumsum tulang tikus yang menandakan adanya kekebalan jangka panjang. Selain itu, jumlah sel T yang berperan dalam menghancurkan sel terinfeksi juga meningkat di organ-organ penting seperti paru-paru dan limpa. Untuk menguji kelayakan pada manusia, 27 peserta mencoba menggunakan alat seperti floss yang diberi pewarna makanan. Hasil uji coba menunjukkan sekitar 60 persen alat tersebut berhasil mencapai jaringan gusi, yang memberikan harapan agar metode ini dapat dikembangkan lebih lanjut agar konsisten dan efektif digunakan pada manusia. Metode vaksinasi melalui flossing ini menawarkan keuntungan besar seperti bebas jarum, mengurangi ketakutan pasien, dan tidak memerlukan penyimpanan khusus sehingga bisa didistribusikan dengan lebih mudah. Jika berhasil, flossing harian bisa jadi kebiasaan sederhana untuk mencegah penyakit di masa depan.

Analisis Ahli

Dr. Michael Osterholm (ahli epidemiologi)
Metode vaksin tanpa jarum yang praktis seperti ini dapat merevolusi cara kita menghadapi pandemi dengan meningkatkan kepatuhan vaksinasi masyarakat yang takut jarum.
Prof. Sarah Gilbert (developer vaksin Oxford AstraZeneca)
Vaksinasi mukosa yang efektif telah lama dicari, dan penggunaan floss sebagai media pengiriman vaksin adalah langkah besar namun masih membutuhkan uji klinis besar sebelum bisa diterapkan secara luas.