Pemerintah Inggris Setujui Proyek Nuklir Sizewell C untuk Energi Bersih Jutaan Rumah
Sains
Iklim dan Lingkungan
23 Jul 2025
41 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Proyek Sizewell C merupakan langkah besar menuju pengembangan energi bersih di Inggris.
Investasi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan negara pada bahan bakar fosil.
Proyek ini akan menciptakan banyak lapangan pekerjaan dan mendukung bisnis lokal di seluruh Inggris.
Pemerintah Inggris mengambil keputusan penting untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir Sizewell C dengan nilai investasi sekitar 51 miliar dolar. Proyek ini diharapkan mampu menyediakan energi bersih bagi sekitar enam juta rumah selama beberapa dekade ke depan. Dengan menjadi pemegang saham terbesar dalam proyek ini, pemerintah berupaya mengamankan pasokan energi nasional yang ramah lingkungan.
Sizewell C akan menjadi pembangkit listrik nuklir terbesar berikutnya di Inggris dan akan dibangun di lokasi yang berdekatan dengan Sizewell B. Proyek ini meniru desain dari pembangkit yang sudah dibangun, yaitu Hinkley Point C, yang kini tengah dalam tahap konstruksi dengan menggunakan teknologi dan alat berat ternama seperti crane terbesar di dunia.
Pembangunan Sizewell C diyakini akan mendukung ekonomi lokal dan nasional dengan menciptakan sekitar 10.000 pekerjaan langsung serta melibatkan ribuan perusahaan di seluruh Inggris. Mayoritas pekerjaan konstruksi akan diberikan kepada bisnis lokal, yang juga diharapkan dapat menggerakkan rantai pasokan dan industri terkait lainnya.
Dari sisi biaya, pemerintah telah belajar dari proyek sebelumnya dan mengembangkan model pembiayaan bersama antara konsumen, pembayar pajak, dan investor swasta agar tidak membebani masyarakat terlalu besar. Diperkirakan tagihan listrik konsumen hanya akan meningkat rata-rata satu pound sterling per bulan selama pembangunan, sebelum menikmati energi yang lebih murah dan bersih setelah pembangkit beroperasi.
Dengan jangka hidup lebih dari 60 tahun, Sizewell C diharapkan bisa menghindari emisi karbon dioksida hingga sembilan juta ton setiap tahun dan membantu Inggris dalam mengurangi penggunaan bahan bakar fosil secara signifikan. Langkah ini merupakan bagian dari rencana besar pemerintah untuk mengurangi birokrasi dan mempercepat pembangunan energi nuklir demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Analisis Ahli
Dr. Amelia Turner
Keputusan pemerintah ini menandai era baru pembiayaan nuklir di Inggris yang dapat menjadi model untuk negara lain menghadapi tantangan energi global.Prof. Michael Green
Keterlibatan pemerintah secara langsung dalam proyek ini dapat mempercepat pembangunan, tapi juga berpotensi menimbulkan beban fiskal jika tidak dikelola dengan hati-hati.

