AI summary
Kerja sama antara ORNL dan Atomic Canyon bertujuan untuk mempercepat proses lisensi pembangkit nuklir melalui teknologi AI. Penggunaan superkomputer Frontier memungkinkan pengembangan model AI yang canggih untuk industri nuklir. Mempercepat proses lisensi penting untuk memenuhi permintaan energi yang meningkat dan memajukan teknologi nuklir di AS. Oak Ridge National Laboratory (ORNL) bekerja sama dengan perusahaan AI Atomic Canyon untuk mempercepat proses lisensi pembangkit listrik tenaga nuklir di Amerika Serikat. Proses lisensi selama ini rumit dan memakan waktu, sehingga kolaborasi ini bertujuan menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat dan menyederhanakan proses tersebut.Superkomputer Frontier, yang berada di ORNL dan merupakan superkomputer tercepat di dunia, digunakan untuk melatih model AI bernama FERMI. Model ini dirancang khusus untuk memahami dokumen teknis yang sangat kompleks dari ribuan dokumen nuklir, sehingga memudahkan pencarian data yang penting untuk lisensi.Dengan dukungan Frontier, FERMI bisa menelusuri dan menganalisis data dari 53 juta halaman dokumen dalam basis data ADAMS milik Nuclear Regulatory Commission (NRC). Hal ini sangat membantu mempercepat proses penilaian dan pengajuan lisensi bagi pembangkit nuklir baru di Amerika Serikat.Pihak ORNL menegaskan bahwa AI tidak akan mengambil alih keputusan penting dalam pengoperasian pembangkit nuklir. Fungsi utamanya adalah sebagai alat bantu untuk mengorganisasi data dan mempercepat pencarian informasi agar proses regulasi dan pelaporan menjadi lebih efisien dan akurat.Kerjasama ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan energi nuklir yang lebih cepat dan aman, sesuai dengan target-target pemerintah AS yang ingin meningkatkan kapasitas pembangkit nuklirnya sebagai sumber energi bersih dan andal.
Penggunaan AI dalam perizinan nuklir merupakan inovasi yang sangat dibutuhkan untuk mengatasi birokrasi yang selama ini menghambat kemajuan energi nuklir. Namun, pengawasan ketat tetap wajib supaya AI hanya berfungsi sebagai alat pendukung, bukan pengganti keputusan manusia dalam soal keselamatan.