Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Apple Deteksi Spyware Pemerintah Iran yang Menyasar Aktivis dan Warga Sipil

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (8mo ago) cyber-security (8mo ago)
23 Jul 2025
187 dibaca
2 menit
Apple Deteksi Spyware Pemerintah Iran yang Menyasar Aktivis dan Warga Sipil

Rangkuman 15 Detik

Serangan spyware terhadap aktivis di Iran semakin meningkat.
Apple terus memberikan notifikasi kepada pengguna yang menjadi target spyware pemerintah.
Organisasi seperti Miaan Group dan AccessNow berperan penting dalam melindungi hak digital dan membantu korban.
Apple baru-baru ini mengirimkan peringatan kepada beberapa warga Iran yang menunjukkan bahwa iPhone mereka telah diserang oleh spyware yang diduga berasal dari pemerintah Iran. Spyware ini digunakan untuk mengumpulkan informasi secara diam-diam dan biasanya menargetkan aktivis politik. Miaan Group dan peneliti keamanan Hamid Kashfi melaporkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir ada tiga gelombang serangan yang dideteksi, dua di Iran dan satu di Eropa. Beberapa korban berasal dari keluarga yang aktif menentang pemerintah, yang membuat mereka menjadi target yang jelas. Meski serangan ini sudah terdeteksi, sulit untuk memastikan perusahaan pembuat spyware yang bertanggung jawab karena korban takut melanjutkan investigasi akibat risiko terhadap pekerjaan dan keselamatan mereka. Apple sendiri tidak mengungkapkan identitas pelaku serangan tersebut. Apple sejak 2021 telah mengirimkan notifikasi serupa di lebih dari 150 negara terkait spyware pemerintah seperti Pegasus dari NSO Group. Penggunaan spyware jenis ini kian meluas dan menimbulkan tantangan besar bagi keamanan digital warga sipil di seluruh dunia. Untuk membantu korban, Apple merekomendasikan mereka menghubungi AccessNow, organisasi yang menyediakan layanan bantuan investigasi dan dukungan terkait spyware. Kasus ini menunjukkan pentingnya perlindungan bagi pengguna internet di negara-negara dengan praktik pengawasan berlebihan.

Analisis Ahli

Amir Rashidi
Saya percaya ini baru permukaan dari gelombang besar serangan terhadap warga dan aktivis di Iran yang dilakukan pemerintah menggunakan spyware.
Hamid Kashfi
Sebagian besar korban sangat takut untuk melanjutkan investigasi, yang mencerminkan risiko besar yang mereka hadapi terkait pekerjaan dan keamanan pribadi.