Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Layanan Langganan Game Beranjak dari Game Indie ke Game Casual dan IP Besar

Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
gaming-pc-console-mobile (8mo ago) gaming-pc-console-mobile (8mo ago)
23 Jul 2025
284 dibaca
2 menit
Layanan Langganan Game Beranjak dari Game Indie ke Game Casual dan IP Besar

Rangkuman 15 Detik

Layanan langganan gaming awalnya memberikan harapan untuk permainan premium, tetapi kini lebih berfokus pada konten komersial.
Perubahan fokus perusahaan seperti Netflix dan Apple Arcade mengurangi peluang untuk permainan indie berkualitas.
Model monetisasi baru membuat tantangan bagi pengembang untuk mendapatkan perhatian dan pendanaan untuk game premium.
Layanan langganan game seperti Apple Arcade dan Netflix sempat menjadi tempat bagi pengembang game indie untuk menghasilkan game mobile premium tanpa iklan atau pembelian dalam aplikasi. Model ini memberikan alternatif bagi pengguna yang mulai jenuh dengan game free-to-play yang penuh mikrotransaksi. Namun, seiring berjalannya waktu, layanan ini mulai mengurangi jumlah game indie dan orisinal mereka. Netflix bahkan menutup studio game AAA pertamanya dan menghapus beberapa game indie populer dari platformnya. Hal ini menunjukan perubahan fokus mereka terhadap konten yang lebih besar dan terikat pada serial atau film populer. Netflix melakukan pembelian beberapa studio game untuk membuat game eksklusif yang berhubungan dengan konten originalnya, seperti Squid Game dan Black Mirror. Apple Arcade juga mulai melirik game kasual dengan IP besar seperti Uno, Angry Birds, dan Bluey untuk menarik lebih banyak pengguna. Salah satu alasan perubahan strategi ini karena pengguna Netflix dan Apple Arcade kebanyakan lebih menyukai game populer dan casual. Juga, model free-to-play yang sudah mendominasi pasar membuat pengguna sulit menerima game berbayar tradisional walaupun dengan sistem langganan. Kesimpulannya, layanan game berlangganan yang semula jadi tempat tumbuhnya game-game indie berkualitas mulai kehilangan ciri khasnya. Fokusnya beralih ke game-game kasual yang bisa mempertahankan waktu bermain pengguna, dan game yang mendukung konten streaming yang populer.

Analisis Ahli

Alain Tascan
Indie gamers bukan target utama pengguna Netflix, sehingga platform lebih berfokus pada game yang memiliki daya tarik massal dan terhubung ke IP Netflix.
Jason Schreier (jurnalis game independen)
Pendekatan Netflix dan Apple ini menunjukkan tantangan besar bagi game indie dalam bertahan di ekosistem platform besar yang mengandalkan data penggunaan dan monetisasi jangka panjang.