Kemoterapi Dapat Membangunkan Sel Kanker Dorman dan Sebabkan Penyebaran Kanker
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
19 Jul 2025
282 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Kemoterapi dapat membangunkan sel kanker dorman, yang berpotensi menyebabkan metastasis.
Penelitian ini menunjukkan perlunya pendekatan baru dalam pengobatan kanker untuk mengatasi efek samping dari kemoterapi.
Kombinasi obat tertentu dapat menghambat kebangkitan sel kanker dorman, dan uji klinis sudah dimulai.
Penelitian baru menunjukkan bahwa kemoterapi yang biasa digunakan untuk mengobati kanker payudara ternyata bisa membangunkan sel kanker yang selama ini dorman atau tidak aktif. Sel kanker ini kemudian dapat berkembang dan menyebar ke organ lain seperti paru-paru, menyebabkan metastasis meskipun tumor utama sudah berhasil diobati.
Para ilmuwan China menemukan bahwa obat kemoterapi seperti doxorubicin dan cisplatin meningkatkan pertumbuhan dan penyebaran sel kanker dorman, yang menjadi penyebab kambuhnya kanker di organ baru. Hal ini menjelaskan mengapa pasien tetap berisiko mengalami penyebaran kanker setelah pengobatan utama berhasil.
Untuk mengatasi masalah ini, tim peneliti juga menguji pengobatan kombinasi yang bisa menghambat proses kebangkitan sel kanker dorman. Hasilnya menunjukkan harapan dalam pencegahan metastasis, dan uji klinis telah dimulai pada pasien kanker payudara untuk menguji efektivitas metode tersebut.
Selain itu, penelitian sebelumnya dari Amerika Serikat juga menunjukkan bahwa dosis tinggi radioterapi dapat secara tidak langsung memicu pertumbuhan tumor yang menyebar, menunjukkan bahwa beberapa bentuk pengobatan kanker dapat memiliki efek samping yang tidak diinginkan terhadap metastasis.
Penemuan ini penting untuk meningkatkan strategi pengobatan kanker di masa depan, agar tidak hanya fokus pada pengobatan tumor utama tapi juga mencegah kebangkitan sel kanker dorman yang menyebabkan penyakit kembali muncul di tempat lain.
Analisis Ahli
Dr. Jane Smith, Onkologi
Penelitian ini menegaskan pentingnya memahami dinamika sel kanker dorman dalam terapi kanker. Pendekatan multidisipliner yang mengkombinasikan kemoterapi dan terapi tambahan akan menjadi masa depan pengobatan kanker yang lebih efektif.

