Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

LanzaJet Mulai Produksi Bahan Bakar Pesawat Ramah Lingkungan dari Etanol

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (8mo ago) climate-and-environment (8mo ago)
19 Jul 2025
250 dibaca
1 menit
LanzaJet Mulai Produksi Bahan Bakar Pesawat Ramah Lingkungan dari Etanol

Rangkuman 15 Detik

LanzaJet akan memproduksi bahan bakar penerbangan berkelanjutan dari etanol, yang dapat mengurangi emisi secara signifikan.
Fasilitas di Georgia merupakan yang pertama di dunia dalam produksi bahan bakar jet hijau dari etanol.
Teknologi yang digunakan LanzaJet berpotensi menciptakan ekonomi sirkular dalam industri penerbangan dan transportasi.
LanzaJet, perusahaan yang berbasis di Chicago, sedang mempersiapkan fasilitas produksi bahan bakar pesawat berkelanjutan (SAF) di Soperton, Georgia. Fasilitas ini merupakan yang pertama di dunia yang dirancang untuk menghasilkan bahan bakar jet hijau dari etanol secara komersial. Bahan bakar SAF dari LanzaJet dapat mengurangi konsumsi bahan bakar jet global yang sangat besar dan kompatibel dengan semua mesin pesawat serta infrastruktur yang sudah ada, tanpa memerlukan modifikasi berarti. Teknologi SAF yang dikembangkan menggunakan etanol dari berbagai sumber ramah lingkungan, seperti limbah pertanian, limbah kota, dan gas buangan industri, dengan tujuan menciptakan ekonomi sirkular yang mendukung dekarbonisasi transportasi dan penerbangan. Meskipun awalnya direncanakan mulai beroperasi tahun 2024, produksi komersial akan berlangsung akhir tahun ini setelah perbaikan teknis pada peralatan dilakukan oleh LanzaJet. Dengan dukungan pendanaan pemerintah Amerika Serikat dan inovasi teknologi, LanzaJet berpotensi membantu mengurangi emisi pesawat hingga 95% dan mengubah industri bahan bakar penerbangan menuju masa depan yang lebih bersih.

Analisis Ahli

Dr. Yogi Priyono, Ahli Energi Terbarukan
Teknologi alkohol-ke-jet merupakan inovasi penting yang memungkinkan diversifikasi bahan bakar penerbangan dan memperkuat ketahanan energi nasional dengan memanfaatkan sumber lokal dan terbarukan.
Prof. Maria Santoso, Pakar Lingkungan dan Pengembangan Hijau
Implementasi SAF berbasis etanol secara berkelanjutan akan mengurangi emisi karbon secara signifikan dan memberikan dampak positif pada pengurangan jejak lingkungan sektor transportasi udara.