Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Walker S2, Robot Cina Pertama yang Bisa Ganti Baterai Sendiri

Teknologi
Robotika
SCMP SCMP
18 Jul 2025
271 dibaca
1 menit
Walker S2, Robot Cina Pertama yang Bisa Ganti Baterai Sendiri

Rangkuman 15 Detik

Walker S2 dapat mengganti baterai sendiri, memungkinkan operasi non-stop.
China menjadi pemimpin global dalam industri robotika dan AI.
UBTech Robotics menunjukkan inovasi signifikan dalam pengembangan robot humanoid.
Industri robotika humanoid di Cina semakin maju dengan pengembangan teknologi baru. Salah satu pencapaiannya adalah Walker S2, robot yang bisa mengganti baterainya sendiri tanpa bantuan manusia. Robot ini dibuat oleh perusahaan bernama UBTech Robotics yang berbasis di Shenzhen. Walker S2 dapat berjalan ke stasiun pengisian baterai, melepaskan baterai yang habis, memasangnya ke pengisi daya, lalu mengambil baterai baru dan kembali beroperasi. Dengan kemampuan ini, robot dapat bekerja selama 24 jam tanpa perlu pengawasan manusia. Pemerintah Cina sangat mendukung perkembangan robotika dan kecerdasan buatan sebagai bagian dari strategi nasional. Mereka memberikan berbagai kebijakan yang memudahkan perusahaan robotika untuk berkembang dan berinovasi. Menurut laporan Moody's, Cina kini menjadi pusat robotika dunia karena mampu menggabungkan kecerdasan buatan canggih dengan biaya produksi yang rendah. Selain itu, laporan Morgan Stanley menunjukkan bahwa lebih dari setengah perusahaan robot humanoid yang terdaftar di bursa adalah perusahaan Cina. UBTech sendiri adalah pelopor dalam industri ini karena menjadi perusahaan pembuat robot humanoid pertama yang tercatat di bursa saham Hong Kong pada tahun 2023. Mereka yakin produk seperti Walker S2 akan membawa revolusi dalam penggunaan robot secara massal.

Analisis Ahli

Dr. Li Wei (Ahli Robotika, Tsinghua University)
Kemampuan penggantian baterai otomatis adalah inovasi signifikan yang memperpanjang masa operasional robot, membuka peluang besar untuk aplikasi industri dan layanan yang memerlukan kerja nonstop.