Perplexity Raih Pasar India Lewat Kemitraan Eksklusif dan Strategi Ekspansi
Teknologi
Kecerdasan Buatan
18 Jul 2025
206 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Perplexity melakukan kemitraan strategis dengan Airtel untuk meningkatkan jumlah pengguna di India.
Pertumbuhan pengguna aktif Perplexity di India menunjukkan potensi pasar yang besar meskipun masih tertinggal dari ChatGPT.
Monetisasi menjadi tantangan utama bagi Perplexity, terutama di negara dengan konsumen yang sensitif terhadap harga.
Perplexity, startup AI yang berfokus pada pencarian, tengah memperkuat posisinya di India, negara dengan pengguna internet dan smartphone terbesar kedua di dunia. Dengan kemitraan strategis bersama Bharti Airtel, mereka menawarkan langganan gratis selama setahun kepada ratusan juta pelanggan, sebuah langkah besar untuk meningkatkan kehadiran mereka di pasar ini.
India menjadi target utama karena pasar dengan volume pengguna yang besar dan relatif sedikit startup lokal yang fokus pada pencarian AI. Perplexity juga memperluas kerja sama dengan Paytm, salah satu aplikasi fintech terbesar di negara ini, untuk menyediakan akses ke layanan AI mereka.
Meski jumlah pengguna aktif dan unduhan Perplexity meningkat pesat di India, mereka masih kalah jauh dari ChatGPT yang lebih dulu dikenal dan memiliki lebih banyak pelanggan aktif. Namun, strategi Perplexity menonjol dengan kemitraan eksklusif dan potensi pertumbuhan lebih lanjut.
Pendapatan dari pengguna di India menjadi tantangan besar karena konsumen di sini sangat sensitif terhadap harga. Saat ini, ChatGPT masih mendominasi pendapatan in-app secara global dan di India, sementara Perplexity belum menghasilkan pendapatan signifikan dari pasar ini.
Agar sukses jangka panjang, Perplexity harus mampu mengubah pertumbuhan pengguna yang besar menjadi pendapatan yang stabil. Kemitraan dengan operator telekomunikasi besar seperti Airtel menjadi kunci bagi startup ini untuk menarik perhatian investor dan memperkuat strategi ekspansi global mereka.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Ekspansi Perplexity ke India adalah langkah cerdas karena pasar ini belum terlalu jenuh dan ada banyak pengguna yang siap mengadopsi teknologi baru, tetapi perusahaan perlu fokus mengembangkan model bisnis yang sesuai dengan kondisi lokal.Fei-Fei Li
Investasi pada pasar seperti India membuka peluang besar bagi teknologi AI untuk beradaptasi dengan konteks budaya dan ekonomi yang berbeda, yang akan memperkaya inovasi dan diversifikasi produk AI secara global.
