Dewan Perwakilan AS Setujui Regulasi Stabilcoin untuk Dorong Adopsi Digital
Finansial
Mata Uang Kripto
18 Jul 2025
117 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Legislasi baru memberikan kerangka kerja untuk penggunaan stablecoin di AS, mendukung adopsi yang lebih luas.
Keterlibatan Trump dalam industri cryptocurrency menunjukkan minat politik yang kuat terhadap inovasi digital.
Bank besar seperti JPMorgan dan Citigroup mulai beradaptasi dengan teknologi stablecoin untuk tetap bersaing di pasar pembayaran.
Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat baru saja mengesahkan undang-undang yang menetapkan kerangka kerja federal pertama untuk stablecoin yang didukung dolar AS. Undang-undang ini bertujuan memberikan legalitas dan aturan jelas bagi perusahaan yang ingin menerbitkan stablecoin, sebuah jenis mata uang digital yang nilainya dipatok dengan mata uang fisik seperti dolar.
Rancangan undang-undang GENIUS Act ini mendapat dukungan kuat dan kini menunggu tanda tangan Presiden Trump. Undang-undang ini juga melarang anggota Kongres dan keluarganya menghasilkan keuntungan dari stablecoin, walaupun Presiden Trump dan keluarganya tidak termasuk dalam larangan ini. Hal ini sempat memicu kontroversi di kalangan legislatif.
Selain GENIUS Act, terdapat dua RUU lain yang disahkan DPR dan dikirim ke Senat untuk disahkan, termasuk undang-undang yang melarang pembuatan mata uang digital bank sentral dan mengatur pengawasan aset digital lainnya oleh SEC dan CFTC.
Kehadiran undang-undang ini telah mendorong perusahaan-perusahaan besar seperti JPMorgan Chase dan Citigroup untuk lebih serius terlibat dalam stablecoin. Bahkan raksasa ritel seperti Amazon dan Walmart sedang menjajaki peluang menggunakan stablecoin dalam sistem pembayaran mereka, yang bisa merubah lanskap pembayaran tradisional seperti kartu kredit.
Regulasi ini menetapkan bahwa stablecoin harus didukung oleh cadangan uang tunai atau surat utang AS yang aman dan harus transparan melalui audit dan laporan publik. Namun stablecoin tidak diizinkan memberikan bunga seperti reksa dana pasar uang, sehingga menghindari risiko yang mungkin muncul bagi investor.
Analisis Ahli
Jamie Dimon
Menerima stablecoin sebagai alat penting agar JPMorgan tetap kompetitif di era digital, sekaligus mengakui perlunya beradaptasi meskipun awalnya skeptis.Jane Fraser
Menilai stablecoin sebagai peluang strategis untuk Citigroup dalam transformasi layanan keuangan digital yang lebih kuat dan efisien.