AI summary
Dorsey berfokus pada pengembangan proyek sumber terbuka untuk mengubah lanskap media sosial. Tim 'and Other Stuff' berusaha untuk menciptakan aplikasi sosial baru tanpa tekanan dari iklan. Dorsey percaya bahwa media sosial harus beroperasi lebih seperti protokol terbuka daripada perusahaan tradisional. Jack Dorsey, mantan CEO Twitter, berinvestasi besar-besaran untuk menciptakan platform media sosial baru yang terbuka dan eksperimental. Melalui komunitas bernama 'and Other Stuff', dia bersama beberapa ahli teknologi lain berfokus mengembangkan protokol dan aplikasi yang bisa menggantikan model media sosial tradisional yang kini banyak bergantung pada iklan dan perusahaan besar.Tim ini menggunakan protokol Nostr, yang berbeda dari jaringan media sosial biasa karena sifatnya yang terbuka dan tidak dikendalikan oleh perusahaan. Mereka juga mencoba teknologi lain seperti ActivityPub, yang digunakan Mastodon. Mereka membuat berbagai aplikasi baru berbasis protokol ini, termasuk platform pembangunan aplikasi yang dibantu kecerdasan buatan.Dorsey percaya bahwa model perusahaan yang mengandalkan pendanaan modal ventura dan pengiklan menyebabkan platform media sosial kehilangan fokus dan membuat pengalaman pengguna buruk. Dia memperingatkan bahwa ketergantungan pada iklan membuat perusahaan sangat rentan ketika pendapatan bisa hilang begitu saja jika pengiklan menarik dukungan mereka.Selain mengembangkan aplikasi dan alat untuk para pengembang, komunitas ini juga sedang merancang sebuah 'Bill of Rights' bagi pengguna media sosial yang mengatur privasi, transparansi, dan hak-hak lain agar pengguna tetap memiliki kontrol atas data dan pengalaman mereka.Melalui pendekatan komunitas dan teknologi terbuka ini, Dorsey dan timnya berharap bisa memberikan alternatif media sosial yang lebih sehat, demokratis, dan berfokus pada pengguna, tanpa terjebak dalam masalah perusahaan besar dan tekanan eksternal seperti pemerintah atau investor.
Pendekatan Jack Dorsey ini sangat menjanjikan untuk mengatasi masalah mendasar dalam media sosial saat ini, terutama soal kontrol dan moderasi konten yang bias kepentingan korporasi. Namun, tantangan terbesarnya adalah bagaimana membangun komunitas dan ekosistem yang cukup besar dan aktif tanpa struktur tradisional perusahaan yang biasanya memegang peran penting dalam pendanaan dan pengembangan jangka panjang.