Meta Siapkan Superkomputer AI Raksasa dengan Investasi Ratusan Miliar Dolar
Teknologi
Kecerdasan Buatan
15 Jul 2025
108 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Meta berencana membangun 'superclusters' data AI dengan investasi besar.
Mark Zuckerberg secara langsung terlibat dalam menarik talenta AI ke Meta.
Peluncuran model AI Llama 4 ditunda untuk memastikan peningkatan yang memadai.
Meta Platforms, perusahaan induk Facebook, berencana membangun sejumlah pusat data AI raksasa yang disebut superclusters, yang pertama dijadwalkan siap pada tahun 2026. Ini adalah bagian dari upaya besar mereka untuk menciptakan AI superintelligence, yang mampu melakukan hal-hal lebih kompleks dibanding otak manusia.
CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengumumkan bahwa perusahaan akan menginvestasikan ratusan miliar dolar untuk mengembangkan kekuatan komputasi yang diperlukan. Pada tahun ini saja, Meta menganggarkan sekitar 64 sampai 72 miliar dolar untuk belanja modal guna mengembangkan kapasitas AI mereka.
Supercluster pertama yang dinamai Prometheus memiliki kapasitas lebih dari satu gigawatt dan sedang berjalan. Selanjutnya, Meta sedang membangun Hyperion, supercluster yang diperkirakan akan mencapai kapasitas hingga lima gigawatt dalam beberapa tahun ke depan.
Zuckerberg sangat aktif dalam merekrut talenta AI terbaik dan menawarkan paket gaji sangat tinggi, termasuk tawaran lebih dari 200 juta dolar untuk menarik eksekutif AI dari Apple. Selain itu, Meta telah merekrut para tokoh penting seperti mantan CEO GitHub dan mantan CEO Scale AI.
Meskipun investasi besar-besaran ini, Meta menghadapi tantangan karena peluncuran model AI terbaru mereka, Llama 4, harus ditunda karena performanya belum cukup naik dibanding versi sebelumnya. Namun, saham Meta terus menunjukkan kenaikan positif sebagai tanda kepercayaan pasar terhadap strategi AI perusahaan.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Investasi besar dalam infrastruktur AI sangat penting untuk kemajuan teknologi, tetapi perlu fokus pada pengembangan algoritma dan etika AI agar teknologi ini berdampak positif.Fei-Fei Li
Membangun supercluster AI adalah langkah maju, namun yang tak kalah penting adalah talentanya dan kolaborasi lintas disiplin agar hasilnya lebih komprehensif dan bermanfaat.