Saham HIVE Meroket Tembus Puncak 4 Bulan Seiring Kenaikan Bitcoin
Finansial
Mata Uang Kripto
12 Jul 2025
79 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
HIVE Digital Technologies mengalami lonjakan harga saham seiring dengan kenaikan harga Bitcoin.
Perusahaan telah mencapai pendapatan tahunan lebih dari $250 juta dan menargetkan peningkatan lebih lanjut.
Fasilitas baru di Paraguay diharapkan dapat meningkatkan produksi Bitcoin secara signifikan.
Saham HIVE Digital Technologies mencapai harga tertinggi dalam empat bulan terakhir yaitu Rp 4.12 juta ($2,47) pada 11 Juli, didorong oleh kenaikan luar biasa Bitcoin yang mencapai harga all-time high. Perusahaan ini merupakan salah satu pemain utama dalam industri penambangan Bitcoin global.
HIVE berhasil menembus pendapatan tahunan senilai lebih dari Rp 4.17 triliun ($250 juta) berdasarkan run rate, serta memperbesar kapasitas penambangan dengan hashrate melampaui 12 exahash per second, yang dua kali lipat dari awal tahun 2025.
Penambangan Bitcoin oleh HIVE juga menunjukkan peningkatan signifikan dari bulan ke bulan, dengan total 164 Bitcoin yang berhasil ditambang pada Juni, dibandingkan 139 Bitcoin pada Mei. Produksi per hari juga meningkat menjadi 5,5 Bitcoin.
Perusahaan mengoperasikan fasilitas di Kanada, Swedia, dan Paraguay, dimana fasilitas di Paraguay menjadi fokus ekspansi dengan target ambisius untuk menghasilkan 12 Bitcoin per hari di akhir tahun 2025.
CEO HIVE, Aydin Kilic, memproyeksikan bahwa jika hashrate mencapai 18 EH/s, pendapatan tahunan dapat meningkat menjadi sekitar Rp 6.68 triliun ($400 juta) , menunjukkan prospek cerah yang diharapkan perusahaan dalam beberapa bulan mendatang.
Analisis Ahli
Andreas Antonopoulos
Pertumbuhan hashrate dan produksi Bitcoin dari HIVE menunjukkan bahwa penambangan masih menjadi kegiatan yang menguntungkan dan esensial untuk keamanan jaringan Bitcoin, terutama saat harga Bitcoin melonjak.Catherine Coley
Investasi di fasilitas penambangan yang efisien dan ramah lingkungan seperti di Paraguay bisa menjadi keunggulan kompetitif bagi HIVE di tengah regulasi energi yang semakin ketat.