Perangkat Graphene Inovatif Bisa Mendeteksi Rasa Seperti Lidah Manusia
Teknologi
Kecerdasan Buatan
12 Jul 2025
178 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Perangkat berbasis grafena dapat meniru kemampuan rasa manusia dengan akurasi tinggi.
Sensor ini mampu berfungsi dalam kondisi lembab, mirip dengan bagaimana lidah manusia bekerja.
Inovasi ini membuka peluang baru dalam bidang kesehatan dan industri lainnya.
Para ilmuwan berhasil membuat perangkat baru dari graphene oxide yang bisa mendeteksi rasa dengan akurasi hampir seperti manusia. Perangkat ini mampu bekerja dalam kondisi lembap, mirip dengan lingkungan di dalam mulut manusia.
Kehebatan alat ini adalah mengintegrasikan fungsi penginderaan dan pengolahan data dalam satu sistem sehingga lebih cepat dan efisien. Data dari 160 bahan kimia digunakan untuk mengajarkan sistem mengenali sinyal listrik yang berbeda saat bahan kimia rasa tersentuh.
Perangkat berhasil mengenali rasa manis, asin, pahit, dan asam dengan akurasi hingga 98,5%. Bahkan rasa baru yang sebelumnya tidak pernah diketahui bisa dikenali dengan tingkat akurasi antara 75% sampai 90%.
Teknologi ini berpotensi membantu orang yang kehilangan kemampuan mencicipi rasa akibat penyakit seperti stroke atau infeksi virus. Selain untuk kesehatan, alat ini juga bisa berguna dalam kualitas makanan dan robotik.
Walau begitu, perangkat ini masih dalam tahap pengembangan dan belum praktis untuk digunakan sehari-hari karena ukurannya yang besar dan memerlukan banyak energi. Rencana selanjutnya adalah membuatnya lebih kecil dan hemat energi.
Analisis Ahli
Andre Geim
Penggunaan graphene dalam sensor kimiawi selalu membuka potensi besar karena sensitivitasnya yang tinggi dan integrasi yang efisien, memungkinkan inovasi yang mengubah cara kita memahami interaksi material dengan lingkungan.Kosta Novoslov
Kombinasi graphene dengan machine learning adalah langkah revolusioner yang tidak hanya meningkatkan keakuratan tetapi juga memungkinkan deteksi rasa kompleks, sebuah lompatan besar untuk perangkat sensor buatan.

