AI summary
Google telah meluncurkan fitur baru untuk generasi video dari gambar. Fitur ini tersedia di lebih dari 150 negara dan hanya untuk pengguna tertentu. Video yang dihasilkan menggunakan Veo 3 akan memiliki watermark untuk menunjukkan bahwa itu adalah konten yang dihasilkan oleh AI. Google mengumumkan pengembangan fitur baru pada aplikasi Gemini yang memungkinkan pengguna membuat video dari gambar menggunakan teknologi AI bernama Veo 3. Fitur ini memberikan kemudahan dalam pembuatan konten video hanya dengan mengunggah foto dan menambahkan deskripsi suara sebagai audio.Fitur video AI ini sebelumnya telah diluncurkan dalam alat video bernama Flow pada konferensi pengembang Google I/O di bulan Mei. Kini, fitur yang sama telah diperluas jangkauannya ke lebih dari 150 negara dan dapat diakses melalui aplikasi Gemini.Pengguna yang berlangganan Google AI Ultra dan Pro diberikan batasan tiga video yang dapat dibuat per hari tanpa dapat menumpuk jatah hari berikutnya. Selain itu, video yang dihasilkan akan memiliki watermark 'Veo' yang jelas terlihat dan watermark digital tersembunyi yang dikenal dengan nama SynthID.Google menyebutkan bahwa sejak peluncurannya tujuh minggu lalu, para pengguna telah berhasil membuat lebih dari 40 juta video dengan teknologi Veo 3 yang tersedia di Gemini dan Flow. Ini membuktikan antusiasme pengguna terhadap fitur kreatif baru tersebut.Selain meluncurkan fitur ini, Google juga menghadirkan alat pendeteksi yang mampu mengenali konten yang mengandung watermark SynthID. Hal ini penting untuk mempertahankan transparansi dan identifikasi atas konten yang dihasilkan oleh AI.
Inovasi Google ini menunjukkan tren kuat dalam memperluas teknologi AI kreatif yang user-friendly, namun pembatasan akses hanya bagi pengguna berbayar bisa membatasi adopsi secara luas. Penggunaan watermark digital seperti SynthID juga penting sebagai langkah awal dalam menjaga transparansi dan keaslian konten digital berbasis AI.