Dominasi Alibaba dan Pertumbuhan Pasar Cloud China Dorong Aktivitas AI
Teknologi
Kecerdasan Buatan
10 Jul 2025
170 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Alibaba memimpin pasar layanan cloud di Tiongkok dengan pertumbuhan yang signifikan.
Huawei dan Tencent juga mengalami pertumbuhan, meskipun dengan tantangan yang berbeda.
Permintaan yang kuat untuk infrastruktur cloud didorong oleh peningkatan aktivitas AI di kalangan perusahaan.
Pada kuartal pertama tahun ini, pengeluaran untuk layanan infrastruktur cloud di China mencapai Rp 193.72 triliun (US$11,6 miliar) , meningkat 16 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya. Ini menunjukkan percepatan adopsi teknologi cloud yang didorong oleh aktivitas kecerdasan buatan yang semakin berkembang di perusahaan-perusahaan domestik.
Alibaba Group Holding menjadi pemimpin pasar dengan pangsa sebesar 33 persen dan mencatatkan pertumbuhan pendapatan 15 persen secara tahunan. Keberhasilan ini menegaskan posisi kuat Alibaba dalam industri cloud di China, khususnya di tengah persaingan ketat dengan perusahaan lainnya.
Pesaing utama lainnya seperti Huawei Technologies juga berhasil memperluas pangsa pasarnya menjadi 18 persen dengan peningkatan pendapatan yang signifikan sebesar 18 persen. Sementara itu, Tencent Holdings menguasai 10 persen pasar, namun pertumbuhan pendapatannya terkendala oleh keterbatasan pasokan GPU yang digunakan dalam biaya AI perusahaan.
Kendala impor chip canggih akibat pembatasan ekspor dari Amerika Serikat menjadi tantangan yang dihadapi para penyedia layanan cloud di China. Meski demikian, permintaan domestik terhadap layanan cloud tetap kuat terutama karena perkembangan AI yang sangat pesat di berbagai sektor di China.
Para penyedia layanan cloud terus mengembangkan teknologi AI mereka dengan membuka sumber model dan mempercepat pelaksanaan tugas melalui platform agen AI. Ini menjadi sinyal bahwa adopsi AI akan semakin terintegrasi dan mendorong ekosistem teknologi di China berkembang lebih pesat ke depan.
Analisis Ahli
Yi Zhang
Penyedia layanan cloud memanfaatkan pembukaan model AI dan platform agen untuk mempercepat adopsi AI serta memperluas kapasitas layanan yang bisa didukung di China.
