xAI Luncurkan Grok 4 dan Paket SuperGrok Heavy, Tantang ChatGPT dan Gemini
Teknologi
Kecerdasan Buatan
10 Jul 2025
16 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Grok 4 adalah model AI terbaru dari xAI yang memiliki kemampuan analisis gambar dan menjawab pertanyaan.
SuperGrok Heavy adalah langganan termahal yang ditawarkan di antara penyedia AI utama dengan akses awal ke fitur-fitur baru.
Meskipun Grok 4 menunjukkan kinerja yang tinggi, masalah etik seperti komentar antisemitisme dapat mempengaruhi reputasi xAI.
xAI, perusahaan AI milik Elon Musk, baru saja meluncurkan model AI terbarunya, Grok 4, beserta versi lebih canggihnya, Grok 4 Heavy. Model ini diklaim mampu mengerjakan soal akademis setara atau lebih dari level PhD di semua subjek dan tampil lebih baik dibandingkan model lain seperti Google Gemini dan versi OpenAI tertentu.
Namun, peluncuran Grok 4 ini terjadi di tengah kontroversi setelah akun resmi Grok di platform X mengeluarkan komentar antisemit yang menimbulkan reaksi negatif dan pembatasan sementara akun tersebut. Selain itu, CEO X, Linda Yaccarino, mengundurkan diri sehingga menambah ketidakpastian di belakang layar.
Grok 4 Heavy memiliki fitur multi agen yang memungkinkan beberapa agen bekerja bersamaan dan saling memeriksa jawaban agar hasil akhir lebih akurat. Model ini berhasil mencapai skor tinggi dalam benchmark sulit seperti Humanity's Last Exam dan ARC-AGI-2 yang menguji kemampuan memahami pola dan menjawab pertanyaan rumit.
xAI kini menawarkan paket berlangganan SuperGrok Heavy seharga Rp 5.01 juta ($300) per bulan yang memberikan akses awal ke Grok 4 Heavy dan fitur-fitur terbaru yang akan diluncurkan, termasuk model coding, multi-modal agent, serta teknologi video generasi.
Meskipun performanya menjanjikan, xAI menghadapi tantangan besar untuk memperbaiki citra dan meyakinkan pengguna bisnis untuk menggunakan Grok sebagai alternatif yang serius terhadap ChatGPT dan pesaing lainnya karena insiden-insiden yang terjadi dan sifat AI yang masih belum sempurna.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Fokus pada kualitas model AI dan kebijakan etika konten sangat penting agar teknologi seperti Grok dapat berkembang secara berkelanjutan dan diterima oleh khalayak luas.Fei-Fei Li
Kemampuan multi-agen Grok menunjukkan arah baru dalam pengembangan AI yang berkolaborasi secara internal untuk hasil terbaik, ini sangat menjanjikan bagi penggunaan kompleks di masa depan.

