Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kontroversi Cluely: Dari Alat Menyontek ke AI Pengganti ChatGPT

Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
startups (8mo ago) startups (8mo ago)
10 Jul 2025
10 dibaca
1 menit
Kontroversi Cluely: Dari Alat Menyontek ke AI Pengganti ChatGPT

Rangkuman 15 Detik

Cluely telah bergeser dari pemasaran sebagai alat untuk 'menipu' menjadi menekankan transparansi dalam penggunaannya.
Truely muncul sebagai respons untuk mendeteksi penggunaan Cluely dan menjawab kekhawatiran tentang etika dalam ujian dan wawancara.
Roy Lee memiliki ambisi besar untuk menjadikan Cluely sebagai alternatif utama untuk alat AI seperti ChatGPT.
Cluely adalah startup yang mengembangkan teknologi AI yang dapat menganalisis percakapan online menggunakan jendela tersembunyi di browser. Startup ini menjadi terkenal karena mengklaim fitur 'undetectability' yang memungkinkan pengguna menyontek dalam berbagai situasi seperti tes online. Co-founder Cluely, Roy Lee, pernah diskors dari Columbia University karena mengaku menggunakan aplikasi ini untuk menyontek saat mengikuti tes coding untuk pekerjaan di Amazon. Hal ini memicu keprihatinan dunia akademik terhadap penggunaan teknologi semacam ini. Menanggapi hal tersebut, Patrick Shen, mahasiswa Columbia lainnya, mengembangkan Truely, sebuah aplikasi yang berfungsi sebagai alat pendeteksi pengguna Cluely agar aktivitas menyontek bisa termonitor dan dicegah selama wawancara atau ujian online. Meski fitur tidak terlihat menjadi sorotan utama kontroversi, Roy Lee menegaskan bahwa fitur invisibility hanya tambahan dan banyak perusahaan justru memilih menonaktifkannya karena alasan hukum. Kini Cluely mengubah strategi pemasaran mereka dan menghilangkan fokus pada cheat dalam kampanye mereka. Lebih jauh, Lee menyatakan ambisinya agar Cluely menjadi AI utama yang menggantikan ChatGPT dengan kelebihan bisa mengetahui apa yang ada di layar dan mendengar suara sekitar pengguna, membuka peluang baru untuk pemanfaatan teknologi AI di masa depan.

Analisis Ahli

Andrew Ng
Pengembangan AI yang mengawasi interaksi pengguna harus dibarengi dengan pedoman kuat agar teknologi tersebut tidak merusak privasi dan integritas individu.
Fei-Fei Li
Inovasi dalam AI harus fokus pada pemberdayaan pengguna dan tanggung jawab sosial, bukan semata-mata mengejar keunggulan teknologi tanpa memperhatikan dampak sosial.