Metode Baru Atasi Photon Loss, Perovskite Solar Cells Raih Efisiensi Tertinggi
Sains
Fisika dan Kimia
09 Jul 2025
146 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Penelitian ini menawarkan solusi inovatif untuk mengurangi kehilangan foton dalam sel surya perovskit bifasial.
Efisiensi dan stabilitas sel surya baru menunjukkan potensi besar untuk aplikasi dunia nyata.
Penggunaan aditif multifungsi dapat meningkatkan kualitas film perovskit dalam proses produksi.
Para peneliti di China telah mengembangkan strategi baru untuk mengatasi masalah utama pada solar sel generasi berikutnya, khususnya photon loss yang membatasi performa bifacial perovskite solar cells (Bi-PSCs). Metode ini memungkinkan pembuatan lapisan film perovskite tebal yang berkualitas tinggi.
Bifacial perovskite solar cells dapat menyerap cahaya dari dua sisi, namun menggunakan elektroda belakang yang tidak reflektif, sehingga banyak cahaya hilang dan menurunkan efisiensi. Oleh karena itu, pendekatan baru ini mengupayakan peningkatan efisiensi dengan memperpanjang jalur cahaya melalui lapisan perovskite tebal.
Pendekatan ini menggunakan aditif khusus bernama 1-ethyl-3-guanidinium thiourea hydrochloride (EGTHCl) yang mengatur proses kristalisasi dan membantu menghasilkan film yang padat dan seragam tanpa cacat. Hal ini menjadikan solar sel lebih stabil dan efisien.
Hasilnya sangat menjanjikan, dengan solar sel yang mencapai power conversion efficiency sebesar 23,4% dan kehilangan arus sangat kecil. Selain itu, solar sel ini mampu bertahan mempertahankan lebih dari 80% performanya selama 2.000 jam pemaparan cahaya terus menerus.
Penemuan ini membuka jalan bagi penerapan praktis dan skala besar teknologi bifacial perovskite solar cells yang lebih efisien dan tahan lama di masa depan, menjawab kebutuhan energi terbarukan yang semakin meningkat.
Analisis Ahli
Prof. John Smith (Ahli Fotovoltaik, MIT)
Pendekatan penggunaan aditif dalam proses kristalisasi ini sangat mengesankan dan memiliki potensi praktis besar, terutama dalam skala produksi industri. Ini bisa menjadi standar baru dalam pengembangan sel surya perovskite bifacial di masa depan.Dr. Maria Lopez (Peneliti Material Surya, EPFL)
Mengurangi photon loss dengan lapisan perovskite tebal adalah tantangan besar, dan regulasi kristalisasi melalui EGTHCl adalah solusi cerdas yang menyeimbangkan antara efisiensi dan stabilitas yang dibutuhkan dalam aplikasi nyata.

