Robot Humanoid X2-N dengan Navigasi Tanpa Kamera dan Mobilitas Hybrid
Teknologi
Robotika
08 Jul 2025
149 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Robot X2-N menggabungkan kemampuan berjalan dan bergerak dengan roda untuk meningkatkan fleksibilitas dalam berbagai medan.
AgiBot menggunakan pendekatan navigasi tanpa sensor eksternal, yang memungkinkan robot beradaptasi dengan cepat dan efisien.
Lingxi X2 dan GO-1 menunjukkan kemajuan signifikan dalam interaksi robot dengan manusia dan pelaksanaan tugas yang kompleks.
Agibot, perusahaan robotika asal China, memperkenalkan X2-N, robot humanoid dengan kemampuan bergerak ganda, yaitu berjalan dengan dua kaki dan bergerak menggunakan roda. Kemampuan ini membuat X2-N sangat fleksibel dalam menghadapi berbagai jenis medan, seperti tangga dan jalur miring.
Keistimewaan X2-N adalah kemampuannya bernavigasi tanpa menggunakan sensor visual seperti kamera. Sebagai gantinya, robot ini memakai data internal dari sensor proprioseptif seperti torsi sendi dan giroskop untuk merasakan lingkungan sekitarnya secara real-time, sehingga meningkatkan ketahanan sistem dan mengurangi keterlambatan respons.
X2-N adalah generasi lanjutan dari Lingxi X2 yang sudah dilengkapi AI canggih bernama Genie Operator-1 (GO-1). AI ini memungkinkannya menjalankan berbagai tugas baru tanpa perlu pelatihan khusus, dengan tingkat keberhasilan tugas-tugas rumit meningkat signifikan dalam pengujian.
Dengan tinggi 1,3 meter dan berat sekitar 34 kilogram, X2-N dapat membawa beban hingga 12 pon saat berjalan, sehingga cocok dipakai dalam berbagai bidang seperti logistik, layanan kesehatan, dan pelayanan publik. Kemampuan beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang dinamis menjadi nilai unggulan robot ini.
Perkembangan robot X2-N memperlihatkan masa depan robot humanoid yang lebih cerdas, adaptif, dan hemat energi. Inovasi dalam navigasi tanpa kamera dan sistem locomotion ganda membuktikan kemajuan teknologi robotika yang dapat berfungsi efektif di dunia nyata tanpa bergantung pada sensor visual.
Analisis Ahli
Hiroshi Ishiguro (Profesor Robotika)
Pendekatan menggunakan proprioseptif sebagai pengganti sensor eksternal adalah terobosan penting yang dapat mengakselerasi robotika humanoid menjadi lebih adaptif dan ekonomis di lingkungan nyata.