Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Amerika Percepat Proses Proyek Reaktor Nuklir Canggih Natrium di Wyoming

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (9mo ago) climate-and-environment (9mo ago)
04 Jul 2025
52 dibaca
2 menit
Amerika Percepat Proses Proyek Reaktor Nuklir Canggih Natrium di Wyoming

Rangkuman 15 Detik

Proyek Natrium merupakan langkah maju penting dalam pengembangan teknologi nuklir canggih di AS.
NRC menunjukkan komitmen untuk mendukung proyek ini dengan mempercepat proses peninjauan.
Sistem penyimpanan energi yang inovatif dalam proyek Natrium dapat meningkatkan output daya secara signifikan.
Komisi Regulasi Nuklir Amerika Serikat (NRC) mempercepat waktu peninjauan untuk izin konstruksi proyek reaktor nuklir Natrium, yang didukung oleh TerraPower dan Bill Gates. Hal ini menandai kemajuan penting dalam proyek yang bertujuan membangun pembangkit listrik reaktor canggih pertama di AS. Natrium adalah reaktor cepat berbasis sodium dengan kapasitas dasar 345 megawatt, dan memakai teknologi penyimpanan energi garam cair yang memungkinkan daya output meningkat hingga 500 megawatt saat dibutuhkan. Proyek ini berlokasi di kota Kemmerer, Wyoming, di lokasi pembangkit listrik batu bara yang akan diubah menjadi reaktor nuklir. NRC menyebut percepatan ini terjadi karena hubungan yang erat dan kolaborasi produktif dengan TerraPower, serta efisiensi administrasi. Percepatan peninjauan ini menggeser jadwal selesai dari Agustus 2026 menjadi akhir tahun 2025. Pekerjaan konstruksi non-nuklir diizinkan untuk dimulai sejak 2024 setelah NRC memberikan pengecualian khusus, sehingga pembangunan secara bertahap sudah bisa berjalan sembari menunggu pengesahan komponen nuklir. Proyek ini diharapkan selesai dan mulai beroperasi secara komersial pada 2030-2031. Natrium merupakan bagian dari upaya pemerintah Amerika dalam mengembangkan teknologi reaktor nuklir canggih melalui Program Demonstrasi Reaktor Lanjut yang merupakan kemitraan publik-swasta. Setelah izin konstruksi diberikan, TerraPower harus mengajukan izin terpisah untuk pengoperasian reaktor tersebut.

Analisis Ahli

Mark Hibbs
Percepatan ini menunjukkan kemajuan regulasi yang positif, namun tantangan teknis dan penerimaan masyarakat masih menjadi kunci utama keberhasilan proyek nuklir komersial seperti Natrium.