AI summary
China semakin aktif dalam menjalin kerjasama sains dan teknologi dengan negara-negara berkembang. AS berisiko kehilangan pengaruh dalam bidang sains dan teknologi global dengan menutup Office of Science and Technology Cooperation. Dialog bilateral diperlukan untuk memastikan kerjasama yang bermanfaat antara AS dan negara lain dalam bidang sains dan teknologi. China sedang meningkatkan kerja sama di bidang sains dan teknologi dengan banyak negara di kawasan Global South. Mereka sudah menandatangani banyak perjanjian kerja sama yang menunjukkan perubahan fokus dari sebelumnya yang lebih condong pada kerja sama dengan Amerika Serikat.Sementara itu, Amerika Serikat justru mengalami penurunan keterlibatan dalam kerja sama bilateral tersebut. Bahkan, AS berencana menutup kantor khusus yang selama ini mengurusi kerja sama sains dan teknologi dengan negara lain.Penutupan kantor ini dapat mengakibatkan AS kehilangan banyak peluang kerja sama yang sangat penting untuk kemajuan teknologi dan pengetahuan ilmiah yang bisa saling menguntungkan.Para ahli dan pengamat menekankan pentingnya menjaga dialog dan kerja sama bilateral antara AS dan China agar bidang sains dan teknologi tetap berkembang dan tidak terhambat oleh politik atau keputusan administratif.Secara keseluruhan, perubahan strategi kerja sama China dan pengurangan peran AS menandai perubahan besar di peta kolaborasi internasional di bidang sains dan teknologi yang memengaruhi masa depan inovasi global.
Penutupan kantor kerja sama teknologi AS adalah langkah yang sangat kontraproduktif mengingat pesatnya ekspansi China di wilayah Global South. AS seharusnya meningkatkan, bukan mengurangi, kehadirannya dalam diplomasi ilmiah untuk mempertahankan relevansi dan keunggulan teknologi di panggung global.