TLDR
Solana menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam jumlah pengembang baru. Kyle Samani percaya bahwa Solana dapat mengungguli Ethereum dalam waktu dekat. Perkembangan regulasi di Washington D.C. dapat mempercepat pertumbuhan pasar crypto secara keseluruhan. Setelah beberapa tahun sulit, Solana kini berhasil menunjukkan pertumbuhan luar biasa, terutama setelah krisis FTX. Investor awal seperti Kyle Samani melihat Solana bukan hanya tumbuh, namun juga berpotensi menyalip Ethereum sebagai jaringan blockchain utama di dunia kripto.Ethereum yang dulunya sangat dominan mengalami sejumlah masalah seperti biaya gas tinggi dan kegagalan melakukan scaling. Hal ini menyebabkan banyak pengguna dan pengembang mencari alternatif dan Solana menjadi pilihan utama berkat biaya rendah dan kecepatan tinggi.Data terbaru menunjukkan bahwa Solana memiliki pengembang baru paling banyak dibandingkan Ethereum untuk pertama kalinya sejak 2016. Ini adalah indikator kuat bahwa ekosistem Solana semakin berkembang dan menarik lebih banyak inovator.Meskipun Coinbase dengan platform Layer-2 bernama Base berusaha memperkuat ekosistem Ethereum, komunitas Solana mengkritik Base karena dianggap terlalu terpusat. Pertarungan antara kedua jaringan ini diperkirakan akan terus berlangsung karena potensi besar pasar institusional yang ingin masuk ke dunia kripto.Selain fokus pada token dan DeFi, Solana juga menjadi tempat berkembangnya proyek-proyek inovatif seperti DePIN, serta aplikasi trading tokenisasi saham dan pasar prediksi. Dengan dorongan legislatif dan minat institusional, potensi pasar kripto bisa meningkat hingga puluhan kali lipat dalam 10 tahun ke depan.