Zhang Yitang Bergabung dengan Sun Yat-sen University, Terobos Batas Bilangan Prima
Sains
Matematika
28 Jun 2025
224 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Yitang Zhang telah kembali ke China setelah bertahun-tahun bekerja di AS.
Zhang dikenal karena penemuan signifikan terkait bilangan prima yang mempengaruhi teori bilangan.
Universitas Sun Yat-sen berkomitmen untuk menjadi pusat penelitian matematik di Hong Kong.
Zhang Yitang, matematikawan terkenal untuk karyanya di bidang bilangan prima, kini telah pindah dari Amerika Serikat ke China. Ia akan menjadi profesor penuh waktu di Sun Yat-sen University yang baru membuka Institute of Advanced Study di Hong Kong.
Zhang dikenal karena membuktikan bahwa ada jumlah pasangan bilangan prima tak terbatas yang jaraknya tidak lebih dari suatu batas tertentu, sebuah terobosan besar dalam matematika yang mendekati solusi untuk conjecture bilangan prima kembar.
Lahir di Shanghai dan sempat melewati masa sulit selama Revolusi Kebudayaan, Zhang berhasil belajar sendiri hingga dapat diterima di Universitas Peking. Ia kemudian melanjutkan studi PhD di Purdue University di Amerika Serikat pada tahun 1985 hingga 1991.
Sebelum mendapat posisi profesor matematika di University of California, Santa Barbara, Zhang menghadapi banyak kesulitan pekerjaan. Ia bahkan pernah bekerja sebagai pengantar makanan dan tinggal sementara di mobilnya.
Zhang adalah contoh dari pergeseran ilmuwan berbakat yang kembali ke China setelah lama berkarier di luar negeri. Langkah ini memperkuat posisi China di bidang riset matematika dan ilmu pengetahuan secara umum.


