Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Terobosan pada Graphene Putar Tiga Lapisan Buka Rahasia Superkonduktivitas

Sains
Fisika dan Kimia
physics-and-chemistry (8mo ago) physics-and-chemistry (8mo ago)
28 Jun 2025
60 dibaca
2 menit
Terobosan pada Graphene Putar Tiga Lapisan Buka Rahasia Superkonduktivitas

Rangkuman 15 Detik

MAGT menunjukkan sifat superkonduktor yang tidak biasa yang dapat membuka jalan untuk teknologi kuantum.
Induktansi kinetik yang tinggi dalam MAGT menjadikannya kandidat ideal untuk detektor foton ultra-sensitif.
Penelitian ini memberikan alat baru untuk memahami mekanisme superkonduktivitas dalam material yang tidak biasa.
Para ilmuwan telah menemukan bahwa dengan memutar lapisan tipis graphene pada sudut yang sangat spesifik, material ini dapat menjadi superkonduktor, yaitu menghantarkan listrik tanpa hambatan. Ini merupakan sesuatu yang sangat unik karena graphene biasanya hanya lapisan atom karbon biasa tanpa sifat khusus tersebut. Dalam studi terbaru, para peneliti mempelajari graphene yang terdiri dari tiga lapisan yang diputar, yang disebut magic-angle twisted trilayer graphene atau MATG. Mereka membangun sirkuit superkonduktor mini untuk menguji sifat listrik dari material ini lebih dalam. Salah satu hal menarik yang ditemukan adalah MATG memiliki nilai induktansi kinetik yang sangat tinggi, hampir 50 kali lebih besar dibandingkan superkonduktor lainnya. Induktansi ini penting untuk teknologi seperti detektor foton sensitif dan komputer kuantum. Para ilmuwan juga menemukan hubungan khusus antara induktansi kinetik dan arus maksimum yang dapat dialirkan dalam kondisi superkonduktor. Hubungan ini membantu mereka mengukur seberapa besar pasangan elektron yang bertanggung jawab dalam keadaan superkonduktor. Meskipun MATG harus dibuat dengan hati-hati di laboratorium dan sulit dikembangkan secara massal, hasil studi ini membuka jalan bagi pemahaman yang lebih dalam tentang superkonduktivitas tidak konvensional dan dapat mendorong pengembangan teknologi kuantum di masa depan.