Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Rekaman Gempa Lambat di Patahan Nankai: Mekanisme Pelepasan Tekanan Tektonik

Sains
Iklim dan Lingkungan
climate-and-environment (8mo ago) climate-and-environment (8mo ago)
28 Jun 2025
145 dibaca
1 menit
Rekaman Gempa Lambat di Patahan Nankai: Mekanisme Pelepasan Tekanan Tektonik

Rangkuman 15 Detik

Gempa perlahan dapat berfungsi sebagai pengurang tekanan pada patahan, mengurangi risiko gempa besar.
Sensor bor sangat efektif dalam mendeteksi gerakan halus pada patahan yang tidak terlihat oleh sistem darat.
Penelitian ini memberikan bukti kuat bahwa fluida geologis berperan penting dalam proses gempa perlahan.
Para peneliti dari University of Texas at Austin berhasil merekam pergerakan gempa lambat di dasar laut dekat pantai Jepang. Gempa lambat ini berbeda dengan gempa biasa karena berlangsung selama beberapa minggu dan melepaskan tekanan tektonik secara perlahan. Dengan memasang sensor di borehole bawah laut, para ilmuwan dapat mengamati pergerakan yang sangat kecil di zona patahan yang biasa menghasilkan tsunami berbahaya. Sensor ini mampu mendeteksi gerakan yang terlalu kecil untuk diamati dari pantauan darat. Gempa lambat bergerak searah dengan patahan dari dasar laut menuju ke arah pinggir benua dengan kecepatan sekitar 1 sampai 2 kilometer per hari. Proses ini terlihat seperti unzipping atau membuka resleting sepanjang garis patahan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa bagian patahan ini berperilaku seperti peredam kejut, mengurangi energi yang bisa menyebabkan gempa besar dan tsunami. Zona patahan itu juga memiliki tekanan fluida yang tinggi yang diketahui memengaruhi terjadinya gempa lambat. Pengetahuan tentang gempa lambat ini sangat penting untuk memprediksi bahaya gempa dan tsunami di kawasan berisiko tinggi serta untuk memahami siklus gempa di zona subduksi lainnya di sepanjang Ring of Fire Pasifik.