4 Sinyal Makro yang Bisa Prediksi Kenaikan Harga Bitcoin Berikutnya
Bisnis
Ekonomi Makro
27 Jun 2025
101 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Pertumbuhan M2 dan cadangan bank yang tinggi dapat menjadi indikator positif untuk Bitcoin.
Investor disarankan untuk melakukan pembelian secara bertahap saat pasar tenang.
Kebijakan Federal Reserve dan likuiditas pasar sangat mempengaruhi harga aset berisiko seperti Bitcoin.
Investor yang cerdas selalu memantau faktor-faktor makroekonomi untuk menentukan waktu yang tepat dalam membeli aset investasi seperti Bitcoin. Meskipun strategi jangka panjang penting, mengetahui indikator makro membantu mereka menangkap peluang kenaikan harga sebelum pasar ramai.
Salah satu indikator penting adalah pertumbuhan M2, atau jumlah uang beredar di ekonomi AS. Saat M2 mulai bertambah setelah periode penyusutan, itu sering menandai awal rally besar Bitcoin. Pertumbuhan M2 mulai positif sejak April dan ini menjadi sinyal positif.
Cadangan uang di bank yang tinggi juga penting karena memudahkan bank memberi pinjaman. Saat kredit mudah dan murah, investor semakin berani mengambil risiko dan mengalokasikan dana ke aset seperti Bitcoin. Tahun 2025 cadangan ini tetap tinggi.
The Fed yang mengatur kebijakan moneter juga mulai mengurangi kecepatan pengurangan neracanya, yang artinya lebih banyak uang beredar dan likuiditas tersedia untuk pasar. Likuiditas yang melimpah biasanya menguntungkan aset risiko tinggi termasuk Bitcoin.
Arus uang internasional yang memanfaatkan perbedaan bunga dan diskon mata uang juga berperan merangsang permintaan Bitcoin. Karena faktor-faktor ini jarang muncul bersamaan, investor disarankan membeli secara bertahap dengan metode dollar-cost averaging.