Pengunduran Diri Omead Afshar dan Tantangan Tesla di Tengah Perlambatan Pasar
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
27 Jun 2025
108 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Kepergian eksekutif senior di Tesla mencerminkan tantangan yang dihadapi perusahaan dalam mempertahankan permintaan.
Elon Musk terlibat dalam berbagai isu politik yang mungkin mengalihkan perhatian dari fokus utama perusahaan.
Tesla sedang berupaya untuk mengatasi penurunan penjualan dengan fokus pada teknologi baru dan restrukturisasi organisasi.
Omead Afshar, eksekutif senior Tesla dan orang kepercayaan Elon Musk, dikabarkan meninggalkan perusahaan di tengah tantangan besar yang dihadapi Tesla akibat perlambatan permintaan kendaraan listrik di Eropa dan Amerika Utara. Afshar memimpin penjualan dan manufaktur di kedua wilayah tersebut sejak 2017 dan memainkan peran penting dalam berbagai proyek Tesla.
Kabar kepergian Afshar menyusul juga keluarnya Jenna Ferrua, Direktur SDM Tesla bagian Amerika Utara yang diketahui merupakan rekan dekat Afshar. Kepergian eksekutif-eksekutif senior ini terjadi bersamaan dengan restrukturisasi besar-besaran yang sedang dilakukan Tesla, termasuk pemangkasan ribuan pekerja dan pengalihan fokus perusahaan ke teknologi self-driving dan robotika.
Tesla sedang menghadapi tekanan karena model kendaraannya sudah menua, dan para pesaing mulai menawarkan alternatif yang lebih terjangkau. Dalam situasi ini, Elon Musk juga dikabarkan banyak menyita perhatian untuk urusan pemerintah AS, sehingga beberapa investor khawatir fokusnya terbagi dan berdampak pada strategi perusahaan.
Sejumlah eksekutif lain dari berbagai divisi Tesla, seperti robotika, baterai, dan kebijakan publik juga sudah meninggalkan perusahaan dalam beberapa bulan terakhir. Meskipun baru-baru ini Tesla meluncurkan taksi tanpa pengemudi di Austin, Texas, ke depan mereka kemungkinan menghadapi tantangan besar terkait keselamatan dan teknologi dari layanan robotaxi ini.
Saham Tesla mengalami penurunan sekitar 19% sepanjang 2024, yang mencerminkan kekhawatiran investor terhadap masa depan perusahaan. Namun, Tesla masih berupaya beradaptasi dan mempertahankan posisinya dengan fokus pada inovasi teknologi dan efisiensi produksi.


