TLDR
Integrasi Wormhole dengan XRPL meningkatkan interoperabilitas lintas rantai. Tokenisasi aset dunia nyata semakin populer di XRP Ledger. Ripple terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan institusi dalam ekosistem kripto. Ripple mengumumkan integrasi protokol pesan lintas rantai Wormhole dengan XRP Ledger dan sidechain yang kompatibel dengan EVM. Tujuannya adalah untuk membantu institusi memindahkan aset kripto seperti stablecoin dan tokenisasi real estat secara mudah dan cepat antar berbagai jaringan blockchain.Dengan integrasi ini, token asli XRP, aset yang diterbitkan di XRPL, serta token multifungsi bisa berpindah ke lebih dari 35 blockchain yang didukung seperti Ethereum, Solana, dan Avalanche tanpa hambatan.Selain transfer token, pengembang juga dapat memakai infrastruktur Wormhole untuk melakukan interaksi kontrak pintar lintas rantai, yang membuat aplikasi multichain menjadi lebih efektif, biaya rendah, dan proses penyelesaiannya menjadi cepat.David Schwartz, CTO Ripple, menyatakan bahwa untuk mencapai adopsi massal, interoperabilitas antar blockchain sangat penting. Infrastruktur harus memungkinkan token bergerak lintas jaringan tanpa kehilangan kendali native issuancenya.Perkembangan ini sangat relevan terutama dengan semakin banyaknya aplikasi yang memanfaatkan tokenisasi aset dunia nyata melalui XRPL, termasuk platform tokenisasi real estat pertama di Dubai yang memungkinkan investor membeli saham fraksional di properti.