Film Pendingin Biodegradable Baru Turunkan Suhu Hingga 9°C Tanpa Listrik
Sains
Iklim dan Lingkungan
25 Jun 2025
290 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Film pendingin biodegradable dapat mengurangi kebutuhan energi untuk pendinginan di kota-kota panas.
Inovasi ini menggunakan polylactic acid yang ramah lingkungan dan dapat diproduksi secara besar-besaran.
Metafilm ini berpotensi diterapkan di berbagai industri, termasuk kesehatan dan pertanian.
Sejumlah ilmuwan dari Zhengzhou University dan University of South Australia telah menciptakan film pendingin biodegradable yang dapat menurunkan suhu permukaan hingga 9.2°C tanpa memerlukan listrik. Ini adalah inovasi penting karena pendinginan saat ini sangat bergantung pada AC yang menyumbang penggunaan energi besar dan emisi karbon tinggi.
Film ini terbuat dari polylactic acid (PLA), plastik yang bisa terurai dan berasal dari bahan tanaman seperti jagung atau tebu. Struktur film dibuat berpori dan mampu memantulkan hampir seluruh cahaya matahari sekaligus memungkinkan panas dari dalam bangunan keluar langsung ke luar angkasa.
Kelebihan lain dari film ini adalah daya tahan terhadap kondisi keras, seperti perendaman dalam larutan asam dan paparan sinar UV selama berbulan-bulan, film tetap mempertahankan efektivitas pendinginannya. Ini berbeda dengan material biodegradabel sebelumnya yang tidak cukup tahan lama.
Simulasi komputer menunjukkan film ini bisa mengurangi kebutuhan energi untuk pendinginan bangunan hingga 20 persen di kota-kota panas seperti Lhasa, China. Ini membantu menghemat energi dan mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan.
Selain untuk bangunan, ilmuwan juga melihat potensi penggunaan film ini di bidang lain seperti transportasi, pertanian, elektronik, bahkan dalam bidang medis sebagai pembalut pengatur suhu. Proses produksi film ini juga cukup sederhana dan cocok untuk skala produksi besar.


