Kapal Canopée Buktikan Tenaga Angin Hemat Bahan Bakar di Lautan
Sains
Iklim dan Lingkungan
23 Jun 2025
200 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Canopée menunjukkan potensi besar teknologi propulsi angin dalam industri pelayaran.
Sistem OceanWings dapat secara signifikan mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi karbon.
Kerjasama antara berbagai organisasi menunjukkan pentingnya inovasi dalam mencapai keberlanjutan di sektor maritim.
Canopée adalah kapal kargo industri pertama di dunia yang menggunakan tenaga hibrida listrik dan termal dengan empat sayap otomatis yang memanfaatkan kekuatan angin untuk mengurangi konsumsi bahan bakar. Kapal ini dibangun khusus untuk mengangkut komponen roket Ariane 6 dari Eropa ke Guyana Prancis.
Teknologi OceanWings yang digunakan di kapal Canopée efektif dalam menghemat rata-rata 5,2 ton bahan bakar setiap harinya, yang setara dengan penghematan energi mesin sampai 1.200 kW. Setiap sayap membantu mengurangi 1,3 ton bahan bakar dan 300 kW tenaga mesin, serta mengurangi lebih dari 20 ton emisi CO2 per hari.
Dalam dua tahun beroperasi, sistem sayap otomatis ini menunjukkan keandalan tinggi dengan ketersediaan sistem 99,6 persen. Selain itu, teknologi ini terus ditingkatkan dengan bantuan perangkat lunak dan kecerdasan buatan untuk efisiensi yang lebih baik.
Pada pelayaran terakhir, Canopée mencatat penghematan bahan bakar yang lebih tinggi lagi, yakni 2,2 ton per sayap per hari. Kapal bahkan mampu berlayar dengan kecepatan 13,7 knot hanya menggunakan tenaga angin, menunjukkan kemajuan teknologi propulsi angin di dunia pelayaran.
Alizés, perusahaan yang mengoperasikan kapal ini, bersama dengan berbagai pihak yang terlibat seperti OceanWings, VPLP Design, dan ArianeGroup, telah mendapatkan penghargaan dari Académie de Marine atas inovasi mereka dalam teknologi maritim yang rendah karbon. Ini menunjukkan masa depan cerah dalam upaya mendekarbonisasi industri transportasi laut.



