Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Serangan Siber Aflac: Data Pribadi Jutaan Pelanggan Terancam Dicuri

Teknologi
Keamanan Siber
TechCrunch TechCrunch
23 Jun 2025
148 dibaca
1 menit
Serangan Siber Aflac: Data Pribadi Jutaan Pelanggan Terancam Dicuri

Rangkuman 15 Detik

Aflac mengalami pelanggaran data yang serius yang mempengaruhi informasi pelanggan.
Serangan ini menunjukkan tren meningkatnya serangan siber di industri asuransi.
Taktik rekayasa sosial digunakan oleh peretas untuk mendapatkan akses ke jaringan perusahaan.
Aflac, perusahaan asuransi besar di AS, mengalami serangan siber yang menyebabkan pencurian data pribadi pelanggan dan staf mereka. Aflac menemukan serangan tersebut pada tanggal 12 Juni dan segera mengambil langkah untuk mengendalikan insiden ini. Jumlah pasti pelanggan yang terkena dampak serangan belum diketahui, namun data yang dicuri termasuk nomor Social Security, informasi klaim kesehatan, serta data dari penerima manfaat dan agen asuransi. Meskipun demikian, sistem Aflac tidak terkena serangan ransomware. Kelompok hacker yang menyerang Aflac menggunakan metode rekayasa sosial, yaitu teknik manipulasi untuk mendapatkan akses ke jaringan perusahaan melalui staf dan sistem pendukung. Kelompok ini juga dikenal menyerang perusahaan asuransi lain di AS seperti Erie Insurance dan Philadelphia Insurance Companies. Google threat intelligence unit, melalui analis John Hultquist, menyebutkan bahwa kelompok hacker ini dikenal sebagai Scattered Spider yang menggunakan taktik serangan yang melibatkan ancaman dan rekayasa sosial untuk menargetkan pusat layanan pelanggan dan jaringan internal perusahaan. Fenomena serangan siber terhadap industri asuransi di AS menunjukkan peningkatan risiko terhadap data pribadi dan keamanan, sehingga perusahaan asuransi perlu lebih waspada dan memperkuat sistem keamanan mereka dari serangan yang semakin canggih.