Finom Dari Amsterdam: Bank Challenger dengan AI dan Pendanaan Besar untuk UKM Eropa
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
23 Jun 2025
253 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Finom berhasil mengumpulkan €115 juta dalam putaran pendanaan Seri C untuk mendukung pertumbuhannya.
Perusahaan ini berfokus pada inovasi teknologi, termasuk penggunaan AI dalam akuntansi dan layanan keuangan.
Finom melihat peluang besar di pasar Eropa dengan kurangnya kompetisi dari bank tradisional untuk usaha kecil dan menengah.
Finom adalah bank challenger yang berbasis di Amsterdam dan fokus melayani usaha kecil dan menengah (UKM) di seluruh Eropa. Dalam lima tahun, mereka berhasil menarik perhatian investor dengan produk yang menggabungkan layanan perbankan, invoicing, dan fitur akuntansi berbasis AI.
Perusahaan ini baru saja menutup pendanaan Seri C sebesar €115 juta, yang meningkatkan total pendanaan menjadi sekitar Rp 5.78 triliun ($346 juta) . Pendanaan ini datang setelah investasi sebelumnya dari General Catalyst yang menggunakan model non-ekuitas, memungkinkan Finom tumbuh tanpa harus menyerahkan kepemilikan saham.
Finom menargetkan memiliki satu juta pelanggan bisnis pada akhir 2026, sebuah tujuan ambisius yang didukung oleh teknologi AI untuk mengotomasi banyak proses dan memperluas layanan, termasuk penawaran pinjaman dan manajemen keuangan yang lebih lengkap.
Walaupun persaingan dari bank dan fintech lain cukup ketat, Finom memandang peluang besar pada pasar UKM di negara-negara besar Eropa seperti Belanda, Prancis, Italia, dan Spanyol, di mana layanan bank tradisional dianggap kurang memadai bagi UKM.
Penggunaan AI tidak hanya untuk produk tapi juga dalam operasional internal sehingga efisiensi meningkat. Tim Finom yang berjumlah sekitar 500 orang juga merekrut staf khusus untuk mengembangkan agen AI demi mendukung pertumbuhan dan inovasi perusahaan.
