Token Solana (SOL) Turun Saat Dukungan Institusional Meningkat
Finansial
Mata Uang Kripto
19 Jun 2025
30 dibaca
2 menit
Rangkuman 15 Detik
Dukungan institusional untuk Solana semakin meningkat meskipun harga SOL mengalami penurunan.
Analisis teknis menunjukkan bahwa SOL berada di bawah tekanan dengan level support yang kritis.
Kondisi pasar tetap rapuh meskipun ada investasi besar dalam ekosistem Solana.
Token asli jaringan Solana, SOL, mengalami penurunan harga hingga Rp 239.44 juta ($143,38) setelah gagal bertahan di atas level Rp 2.45 juta ($147) . Penurunan ini terjadi meskipun ada dukungan baru dari institusi besar, khususnya Sol Strategies, seorang investor blockchain Kanada yang telah mengajukan rencana listing di bursa Nasdaq.
Sol Strategies cukup percaya diri dengan prospek jangka panjang Solana karena mereka telah mengelola treasury mereka dengan lebih dari 420.000 SOL, senilai lebih dari Rp 1.02 triliun ($61 juta) . Langkah mereka juga mencakup pengajuan perizinan untuk menggalang dana hingga satu miliar dolar Amerika di Kanada.
Namun demikian, kendati ada berita positif mengenai investasi institusional, pergerakan harga SOL masih bergerak sideways atau horizontal dengan level resistance yang kuat di Rp 246.83 juta ($147,80) . Upaya penembusan harga gagal dan tekanan penjual kembali mendominasi sesi perdagangan akhir.
Zona harga antara Rp 2.40 juta ($144) hingga Rp 2.42 triliun ($145 m) enjadi area penting untuk diperhatikan karena jika harga gagal menembus ke atas level ini, kemungkinan besar harga SOL dapat kembali turun menargetkan support di kisaran Rp 2.34 juta ($140) . Volume perdagangan juga menurun di tengah sesi, menandakan sentimen pasar yang masih waspada.
Kesimpulannya, walaupun ada indikasi peningkatan komitmen jangka panjang oleh institusi besar, harga SOL tetap menunjukkan pergerakan defensif. Para investor dan trader perlu memperhatikan level harga penting dan dinamika volume untuk mengantisipasi pergerakan selanjutnya.