Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengapa Suara Peringatan Mobil Listrik Sulit Dikenali Arah dan Jumlahnya?

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
electronic-vehicles-and-batteries (9mo ago) electronic-vehicles-and-batteries (9mo ago)
19 Jun 2025
57 dibaca
2 menit
Mengapa Suara Peringatan Mobil Listrik Sulit Dikenali Arah dan Jumlahnya?

Rangkuman 15 Detik

Sistem peringatan akustik (AVAS) perlu diperbaiki agar lebih mudah dilokalisasi oleh pejalan kaki dan pengendara sepeda.
Suara mesin pembakaran lebih efektif dalam hal lokalisasi dibandingkan dengan suara kendaraan listrik.
Regulasi mengenai AVAS hanya fokus pada deteksi suara, bukan pada kemampuan untuk melokalisasi suara dengan tepat.
Mobil listrik (EV) makin banyak digunakan karena kelebihan ramah lingkungan dan keheningannya. Namun, keheningan ini menjadi masalah baru bagi keselamatan pejalan kaki dan pengendara sepeda karena sulit mendengar kendaraan datang. Untuk mengatasi hal ini, kendaraan listrik harus mengeluarkan suara peringatan yang disebut Acoustic Vehicle Alerting Systems (AVAS). Penelitian terbaru dari Chalmers University of Technology, Swedia, mengungkap bahwa suara AVAS saat ini sering sulit dikenali dari arah mana asalnya. Terutama saat ada beberapa mobil listrik yang menggunakan suara peringatan serupa berjalan bersamaan, orang kebingungan menentukan dari mana suara itu berasal dan berapa banyak kendaraan yang lewat. Peneliti menguji tiga jenis suara AVAS dalam sebuah ruangan khusus dengan 52 peserta. Peserta diminta menunjukkan dari mana suara berasal. Hasilnya menunjukkan suara dua nada yang sering digunakan paling sulit dikenali. Banyak peserta bahkan gagal mengetahui berapa kendaraan yang mengeluarkan suara tersebut. Dibandingkan dengan suara mesin bensin konvensional, suara AVAS lebih sulit dideteksi arahnya. Mesin bensin mengeluarkan suara yang beragam dan terputus-putus sehingga otak manusia lebih mudah mengenali sumber suaranya. Sebaliknya, suara AVAS yang tetap dan sederhana menjadi lebih membingungkan saat ada banyak suara yang saling tumpang tindih di lingkungan yang ramai. Peneliti menegaskan pentingnya menemukan suara peringatan yang tidak hanya mudah didengar tapi juga mudah dilokalisasi tanpa mengganggu kenyamanan pendengaran masyarakat. Mereka pun akan melakukan penelitian lanjutan untuk melihat bagaimana sinyal-sinyal ini memengaruhi keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan yang tidak mengendarai kendaraan.