Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Mengenal Bogong Moth, Serangga Migran yang Gunakan Bintang Sebagai Kompas

Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
astronomy-and-space-exploration (9mo ago) astronomy-and-space-exploration (9mo ago)
19 Jun 2025
242 dibaca
1 menit
Mengenal Bogong Moth, Serangga Migran yang Gunakan Bintang Sebagai Kompas

Rangkuman 15 Detik

Moth Bogong menggunakan bintang dan medan magnet untuk navigasi.
Penelitian ini menunjukkan kompleksitas sistem navigasi serangga yang sebelumnya tidak diketahui.
Temuan ini dapat berkontribusi pada pengembangan teknologi baru dan upaya konservasi.
Bogong moth adalah serangga malam kecil asal Australia yang melakukan migrasi tahunan jarak jauh hingga 1000 kilometer. Mereka terbang ke pegunungan Alpen Australia untuk berhibernasi di gua-gua sejuk selama musim panas. Penelitian terbaru menunjukkan Bogong moth menggunakan pola bintang di langit malam sebagai kompas untuk bernavigasi. Mereka tidak sekadar mengikuti cahaya terang tetapi mengenali pola spesifik seperti burung migrasi menggunakan bintang. Dalam eksperimen yang dilakukan di lab mirip planetarium di Pegunungan Snowy, moth yang terikat tetap bisa menunjukkan arah terbang sesuai migrasi mereka bahkan saat bintang diputar, tapi kehilangan arah bila bintang dibingungkan. Jika bintang tertutup awan, moth beralih menggunakan medan magnet bumi sebagai sistem navigasi cadangan yang memastikan mereka tidak tersesat saat terbang di malam hari. Penemuan ini menunjukkan kecanggihan otak moth yang memiliki neuron khusus untuk mendeteksi orientasi langit dan memberi petunjuk arah, menginspirasi teknologi navigasi baru serta kontribusi untuk pelestarian alam.