Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Membangun Otak Digital: Peran AI dalam Memahami dan Mengubah Pikiran Manusia

Sains
Neurosains and Psikologi
QuantaMagazine QuantaMagazine
18 Jun 2025
150 dibaca
2 menit
Membangun Otak Digital: Peran AI dalam Memahami dan Mengubah Pikiran Manusia

Rangkuman 15 Detik

Model kecerdasan buatan dapat memberikan wawasan baru tentang cara kerja otak manusia.
Platform Brain-Score memungkinkan peneliti untuk membandingkan model AI dengan data neurosains manusia secara terbuka.
Ada potensi besar bagi AI untuk membantu dalam pengobatan kondisi neurologis seperti depresi dan dyslexia.
Martin Schrimpf adalah seorang peneliti yang menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk membuat model digital otak manusia yang disebut 'digital twin'. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana otak bekerja dengan membandingkan perilaku dan aktivitas otak manusia dengan hasil dari model AI yang dibuat menyerupai cara kerja neuron sebenarnya. Schrimpf dan timnya mengembangkan platform bernama Brain-Score yang berisi data otak manusia serta perilaku. Platform ini memungkinkan peneliti di seluruh dunia untuk menguji dan memperbaiki model AI agar semakin menyerupai otak manusia, khususnya dalam bidang penglihatan dan bahasa. Salah satu terobosan penting mereka adalah menggunakan model AI untuk menghasilkan kalimat yang dapat mengubah aktivitas otak manusia secara terukur, yang bisa membuka jalan bagi pengobatan gangguan otak seperti depresi dan disleksia dengan cara noninvasif. Meskipun AI tidak dapat menjelaskan otak secara sempurna, model-model ini sudah sangat membantu dalam penelitian neuroscience. Namun, tantangan dan risiko etis terkait pengaruh AI pada pikiran manusia harus diperhatikan, dan aturan-aturan hukum yang mengaturnya masih perlu dibuat. Schrimpf percaya bahwa kecerdasan bukan hanya milik manusia, melainkan sebuah pola pemrosesan informasi yang dapat muncul secara buatan. Penelitian ini bukan hanya untuk menciptakan AI yang pintar, tapi juga untuk memahami lebih dalam tentang apa yang membuat pengalaman manusia itu unik.