Patch Nanonadels Revolusioner Menghilangkan Nyeri Biopsi dan Mempercepat Diagnosa
Sains
Kesehatan dan Obat-obatan
18 Jun 2025
235 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pengembangan patch nanoneedle dapat mengubah cara diagnosis penyakit dengan metode yang tidak menyakitkan.
Teknologi ini memungkinkan pengambilan sampel molekuler berulang tanpa merusak jaringan.
Kolaborasi multidisiplin dalam penelitian ini menunjukkan pentingnya kerja sama antara berbagai bidang ilmu untuk inovasi medis.
Para ilmuwan di King’s College London telah mengembangkan sebuah patch kecil yang dipenuhi dengan nanonadels mikroskopis. Patch ini mampu mengambil informasi molekuler dari jaringan tanpa perlu melakukan biopsi yang menyakitkan, tanpa memotong jaringan atau menghilangkan sel.
Biopsi tradisional sering kali menyebabkan rasa sakit dan risiko komplikasi, terutama pada organ sensitif seperti otak, di mana biopsi berulang sulit dilakukan. Patch ini menawarkan solusi tanpa rasa sakit yang memungkinkan diagnosis dini serta pemantauan penyakit secara rutin.
Teknologi ini bekerja dengan mengekstrak molekul seperti lipid, protein, dan mRNA langsung dari sel hidup, yang kemudian dianalisis dengan kecerdasan buatan dan spektrometri massa untuk memberikan gambaran lengkap tentang kondisi jaringan tersebut.
Dalam tahap uji coba praklinis, patch berhasil digunakan pada jaringan kanker otak dari pasien dan model tikus. Para dokter dapat memperoleh hasil dalam waktu sekitar 20 menit sehingga bisa membuat keputusan cepat saat operasi berlangsung, meningkatkan akurasi dan hasil pengobatan.
Karena dapat diproduksi secara masal menggunakan teknologi manufaktur chip komputer, patch ini memiliki potensi besar untuk diaplikasikan pada berbagai alat medis di masa depan seperti kontak lensa dan perban, membawa diagnosa dan pemantauan penyakit lebih dekat ke permukaan kulit.



