TLDR
Model M1 dari MiniMax lebih efisien dalam penggunaan sumber daya komputasi dibandingkan model DeepSeek-R1. MiniMax mengklaim bahwa M1 memiliki kinerja yang sebanding dengan model-model terkemuka dari perusahaan besar seperti Google dan OpenAI. Perlombaan dalam pengembangan model penalaran AI semakin ketat di antara perusahaan-perusahaan teknologi di Tiongkok. MiniMax, perusahaan AI yang berbasis di Shanghai, baru-baru ini meluncurkan model reasoning baru bernama MiniMax-M1. Model ini dibuat agar bisa mengerjakan tugas seperti matematika dan coding dengan lebih efisien.M1 dirancang untuk menggunakan setengah daya komputasi dibandingkan dengan model yang sudah ada dari DeepSeek, perusahaan terkenal lain dari Hangzhou. Hal ini berarti MiniMax-M1 lebih hemat sumber daya saat dipakai.Dalam laporan teknisnya, MiniMax menjelaskan bahwa M1 tidak hanya lebih efisien, tapi juga punya kemampuan yang setara dengan model-model AI global besar dari perusahaan seperti Google, OpenAI, dan Anthropic.Teknologi di balik MiniMax-M1 menggunakan arsitektur campuran expert dan metode Lightning Attention yang membantu pelatihan model jadi lebih cepat dan bisa mengerjakan teks yang panjang dengan baik.Peluncuran model ini menunjukkan bahwa persaingan di dunia AI China sangat ketat, dengan banyak start-up dan perusahaan besar berlomba mengembangkan model yang tidak hanya pintar, tapi juga hemat biaya.