Metode Baru China Kirim Data Satelit 1 Gbps Lewat Atmosfer Bergejolak
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
17 Jun 2025
216 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Ilmuwan Tiongkok berhasil mencapai kecepatan transmisi data yang sangat tinggi dari satelit.
Metode baru AO-MDR synergy dapat mengatasi masalah turbulensi atmosfer dalam komunikasi laser.
Penggunaan laser dengan daya rendah dapat menghasilkan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem satelit yang ada saat ini.
Sejumlah ilmuwan China telah berhasil mengembangkan teknologi baru untuk mengirim data dari satelit ke bumi melalui atmosfer yang sangat bergejolak. Teknologi ini memungkinkan pengiriman data dalam kecepatan sangat tinggi yakni 1 Gbps menggunakan laser kecil berdaya rendah yang hampir setara dengan cahaya lilin.
Masalah utama yang selama ini menghambat transmisi data laser dari satelit adalah turbulensi atmosfer yang menyebabkan sinar laser tersebar dan melemah ketika tiba di permukaan bumi. Hal ini membuat sinyal menjadi lemah dan buram sehingga sulit untuk mempertahankan kecepatan tinggi.
Sebelumnya, teknologi yang digunakan seperti adaptive optics yang berfungsi mengoreksi distorsi sinar, dan mode diversity reception yang menangkap sinyal tersebar belum bisa bekerja secara maksimal saat turbulensi sangat kuat. Karena itu, peneliti Cina mencoba menggabungkan kedua teknologi tersebut secara sinergis.
Tim yang dipimpin Wu Jian dari Peking University of Posts and Telecommunications dan Liu Chao dari Chinese Academy of Sciences berhasil mempraktekkan metode baru ini dengan satelit di orbit stasioner yang sangat tinggi, sehingga transmisi data tidak hanya cepat tetapi juga stabil melewati kondisi atmosfer yang sulit.
Teknologi ini membuka kemungkinan mengirimkan data antar benua dengan kecepatan tinggi, seperti mengirim film HD dari Shanghai ke Los Angeles dalam waktu kurang dari lima detik, jauh lebih cepat daripada sistem saat ini seperti Starlink yang beroperasi lebih rendah di orbit.

