Google Anjurkan Pengguna Tingkatkan Keamanan Akun Gmail dengan Passkey
Teknologi
Keamanan Siber
15 Jun 2025
108 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Pengguna Gmail perlu meningkatkan keamanan akun untuk melindungi data pribadi.
Metode autentikasi yang lebih aman seperti passkey harus mulai digunakan.
Serangan siber semakin meningkat, sehingga pengguna harus lebih waspada terhadap penipuan digital.
Google memperingatkan para pengguna Gmail dan layanan Google lainnya agar segera meningkatkan keamanan akun mereka karena serangan siber semakin meningkat. Saat ini, lebih dari 60% pengguna di Amerika Serikat mengalami peningkatan penipuan digital dan banyak yang pernah mengalami kebocoran data pribadi akibat cara masuk akun yang kurang aman.
Mayoritas pengguna masih menggunakan kata sandi dan otentikasi dua faktor berbasis SMS, yang sudah tidak cukup efektif melindungi akun dari serangan yang semakin canggih. Serangan kini lebih banyak menggunakan metode pencurian kredensial lewat phishing dan rekayasa sosial, bukan peretasan sistem secara teknis.
Google mendorong pengguna untuk beralih ke metode keamanan terbaru, yaitu passkey dan social sign-in seperti 'Sign in with Google'. Passkey memungkinkan masuk menggunakan sidik jari atau Face ID sehingga menghilangkan kebutuhan memasukkan kata sandi yang rentan diretas atau bocor.
Generasi muda terutama Gen Z mulai beradaptasi dengan teknologi keamanan yang lebih canggih seperti passkey meskipun mereka masih kerap mengulang kata sandi lama. Google menyatakan bahwa penggunaan kata sandi akan semakin jarang di masa depan dan pengguna bisa mempercepat transisi ini demi keamanan akun yang lebih baik.
Selain itu, Google juga menyarankan pengguna berhenti menggunakan SMS 2FA dan lebih memilih aplikasi autentikator atau Google Prompt yang terbukti lebih aman. Laporan keamanan dari Check Point memperkuat kebutuhan akan perubahan ini karena ancaman peretasan terus meningkat dan pelaku semakin mudah mengakses akun dengan kredensial yang dicuri.

