Kesenjangan Matematika Gender Muncul di Tahun Pertama Sekolah di Prancis
Sains
Matematika
11 Jun 2025
219 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Kesenjangan kinerja matematika antara anak laki-laki dan perempuan muncul dalam tahun pertama sekolah.
Pengalaman awal di sekolah berperan penting dalam menentukan kinerja matematika anak.
Kebijakan untuk mengatasi kesenjangan harus ditujukan untuk semua kelompok dan tidak terbatas pada satu kelompok saja.
Studi besar di Prancis menemukan bahwa anak laki-laki dan perempuan memiliki kemampuan matematika yang sama saat memulai sekolah, tetapi setelah empat bulan, anak laki-laki mulai unggul dalam skor matematika. Kesenjangan ini semakin membesar setelah satu tahun sekolah.
Temuan ini menunjukkan bahwa kesenjangan gender dalam matematika bukan karena faktor bawaan sejak lahir, melainkan dipengaruhi oleh pengalaman dan lingkungan pendidikan anak saat mulai sekolah formal.
Penelitian tersebut menggunakan data hampir tiga juta anak dari berbagai wilayah dan latar belakang sosial di Prancis, sehingga hasilnya dianggap mencerminkan situasi secara nasional dan universal.
Para ahli menyarankan agar sekolah dan guru memberikan dukungan yang memadai untuk mengurangi kecemasan terhadap matematika, mendorong partisipasi anak perempuan sama banyaknya dengan anak laki-laki, serta menstimulasi rasa ingin tahu di luar kelas.
Penelitian ini menegaskan pentingnya tindakan segera dalam menangani kesenjangan gender dalam matematika agar anak perempuan tidak tertinggal dan dapat memiliki kesempatan yang sama dalam karier terkait matematika di masa depan.



