Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Ren Zhengfei: Huawei Chip Masih Kalah Tapi Teknik Baru Bawa Harapan

Teknologi
Kecerdasan Buatan
artificial-intelligence (9mo ago) artificial-intelligence (9mo ago)
10 Jun 2025
107 dibaca
2 menit
Ren Zhengfei: Huawei Chip Masih Kalah Tapi Teknik Baru Bawa Harapan

Rangkuman 15 Detik

Huawei menghadapi tantangan besar akibat sanksi AS tetapi tetap optimis dalam inovasi teknologi.
China memiliki potensi besar dalam pengembangan kecerdasan buatan berkat sumber daya manusia dan infrastruktur yang baik.
Teknik baru seperti pengemasan chip yang lebih efisien dapat membantu Huawei bersaing di pasar yang ketat.
Ren Zhengfei, pendiri Huawei, menyatakan bahwa chip Ascend yang dibuat perusahaannya masih kalah satu generasi dibandingkan chip buatan Amerika Serikat. Namun, Huawei menggunakan berbagai teknik seperti stacking dan clustering untuk mencapai performa komputasi yang sebanding dengan teknologi paling maju di dunia. Huawei telah mengembangkan teknik pengemasan chiplet bertumpuk yang dipatenkan untuk membuat prosesor menjadi lebih kecil dan efisien. Cara ini memungkinkan mereka mengejar ketertinggalan teknologi meskipun menghadapi sanksi dari Amerika Serikat. Dalam wawancara dengan surat kabar resmi Partai Komunis Tiongkok, People's Daily, Ren menekankan bahwa China memiliki keunggulan besar dalam pengembangan kecerdasan buatan. Keunggulan ini termasuk banyaknya jumlah pemuda, pasokan listrik yang cukup, dan jaringan komunikasi yang sangat maju di China. Ren juga menyatakan bahwa Washington telah melebih-lebihkan pencapaian Huawei, dan sanksi Amerika tidak menghentikan kemajuan teknologi China, khususnya dalam AI. Huawei tetap optimis dengan munculnya banyak perangkat lunak open source yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat. Wawancara ini muncul saat AS memperketat aturan ekspor terkait penggunaan chip Huawei di seluruh dunia. AS menunjukkan kekhawatiran terhadap kemajuan teknologi China dan ingin menjaga posisi dominannya dalam teknologi global, terutama dalam bidang chip dan AI.