Feri Listrik Terbesar di Dunia Siap Sambut Era Transportasi Maritim Bebas Emisi
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
09 Jun 2025
11 dibaca
2 menit

Rangkuman 15 Detik
Viking Line meluncurkan feri listrik terbesar di dunia untuk mendukung transportasi berkelanjutan.
Inisiatif FIN-EST Green Corridor bertujuan menciptakan jalur maritim tanpa emisi antara Helsinki dan Tallinn.
Kapal Helios dapat mengangkut hingga 2.000 penumpang dan 650 mobil, dengan kapasitas baterai yang sangat besar.
Sebuah perusahaan pelayaran Finlandia, Viking Line, mengumumkan rencana untuk meluncurkan feri penumpang listrik terbesar di dunia yang dinamai Helios. Kapal ini dibuat untuk menyediakan jalur pelayaran yang sepenuhnya bebas emisi antara Helsinki dan Tallinn, sebuah rute yang sangat sibuk di Teluk Finlandia.
Feri Helios memiliki kapasitas besar, bisa mengangkut 2.000 penumpang, 650 mobil, dan 2 kilometer jalur kargo. Kapal sepanjang 195 meter dan lebar 30 meter ini menggunakan baterai berkapasitas antara 85 sampai 100 megawatt-jam, yang jauh melebihi kapasitas baterai kapal penumpang lainnya.
Perjalanan antara Helsinki dan Tallinn sepanjang 80 kilometer dengan kecepatan sekitar 23 knot dapat diselesaikan Helios dalam waktu dua jam. Pengisian daya baterai dilakukan saat kapal berlabuh di pelabuhan dengan menggunakan infrastruktur khusus yang sedang dikembangkan di Pelabuhan Helsinki dan diharapkan rampung pada tahun 2032.
Proyek ini adalah bagian dari inisiatif FIN-EST Green Corridor yang bertujuan menjadikan jalur pelayaran ini sepenuhnya bebas dari emisi gas rumah kaca. Viking Line berencana memesan dua kapal listrik untuk menggandakan kapasitas rute ini seiring dengan meningkatnya permintaan transportasi antara Finlandia dan Estonia.
Selain mendukung keberlanjutan lingkungan, teknologi feri listrik ini juga diperkirakan akan lebih efisien secara biaya dalam jangka panjang karena adanya kenaikan biaya dan regulasi ketat terhadap bahan bakar fosil. Hal ini menjadikan Helios sebagai inovasi penting untuk masa depan transportasi laut.


