Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Nintendo Switch 2 Lebih Sulit Diperbaiki dengan Skor Repairability Turun

Teknologi
Permainan Console, PC, Mobile dan VR
gaming-pc-console-mobile (9mo ago) gaming-pc-console-mobile (9mo ago)
07 Jun 2025
31 dibaca
2 menit
Nintendo Switch 2 Lebih Sulit Diperbaiki dengan Skor Repairability Turun

Rangkuman 15 Detik

Skor perbaikan Nintendo Switch 2 sangat rendah, menunjukkan tantangan besar dalam perbaikan.
Komponen yang disolder dan baterai yang dilem membuat penggantian bagian menjadi sulit.
Nintendo belum memberikan dukungan perbaikan resmi untuk konsol ini, memaksa pengguna bergantung pada opsi pihak ketiga.
Nintendo Switch 2 baru saja dibongkar oleh iFixit dan ditemukan bahwa perangkat ini lebih sulit diperbaiki dibanding pendahulunya, dengan skor repairability hanya 3 dari 10. Ini menunjukkan peningkatan kesulitan bagi pengguna yang ingin memperbaiki sendiri konsol mereka. Salah satu masalah utama adalah baterai yang masih ditempel dengan lem kuat, membuat penggantian baterai menjadi proses yang rumit dan berantakan. Selain itu, beberapa komponen penting seperti port USB-C dan flash storage kini disolder langsung pada motherboard. Nintendo menggunakan jenis baut tri-point yang selama ini dipakai, tetapi kini baut tersebut tersembunyi di balik stiker yang mudah rusak saat dibuka, sehingga akses ke dalam perangkat menjadi lebih sulit. Selain itu, perusahaan belum menyediakan suku cadang resmi maupun manual perbaikan. Meski beberapa bagian seperti jack headphone, speaker, dan tombol mudah dilepas, ada beberapa peningkatan yang membuat komponen lain menjadi lebih sulit diperbaiki. Gamecard reader contohnya, yang sekarang disolder langsung ke mainboard, berbeda dengan model sebelumnya yang modular dan mudah diganti. Switch 2 juga masih memiliki masalah yang sama dengan Switch asli, yaitu joystick yang menggunakan potensiometer resistif yang rentan menyebabkan drift. Namun, joystick baru ini juga lebih sulit diperbaiki karena desain yang kompleks dan komponen yang sulit diakses.