TLDR
Perseteruan antara Elon Musk dan Donald Trump dapat berdampak negatif pada saham Tesla. Kritik Musk terhadap RUU anggaran menunjukkan ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah. Investor mungkin khawatir tentang hubungan Musk dengan pihak politik yang berbeda dan dampaknya pada perusahaan. Kamis lalu, saham Tesla mengalami penurunan tajam hingga 10% setelah Elon Musk mengkritik keras rancangan undang-undang anggaran yang tengah dibahas di Kongres Amerika Serikat. Kritik ini memicu reaksi langsung dari Presiden Donald Trump yang merasa kecewa atas komentar Musk tersebut.Presiden Trump menyatakan bahwa Elon Musk awalnya tidak memiliki masalah dengan rancangan undang-undang sebelum mengetahui penghapusan mandat kendaraan listrik. Namun, Musk membantah klaim Trump dan menyebut ia tidak pernah diperlihatkan isi undang-undang tersebut sebelum disahkan secara cepat.Kondisi ini menyebabkan ketegangan antara Musk dan Trump yang juga mempengaruhi sentimen pasar terhadap saham Tesla. Sepanjang tahun ini, saham Tesla sudah turun sekitar 25%, dan konflik ini memperparah penurunan harga sahamnya.Paul Hickey, seorang analis dan co-founder dari Bespoke Investment Group, menilai bahwa perseteruan ini menjadi alasan utama penurunan signifikan saham Tesla. Ia memperingatkan bahwa hubungan yang memburuk dengan berbagai kelompok politik dapat berdampak buruk bagi Musk dan perusahaannya.Elon Musk menggunakan platform media sosial X untuk memobilisasi dukungan menentang RUU anggaran tersebut, dan hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak Tesla maupun Gedung Putih terkait perseteruan ini.